- Jembatan yang menghubungkan Klaten-Yogya dibangun kembali melalui program Prabowo.
- Dibantu TNI, warga memulai pembangunan jembatan lewat program Jembatan Perintis Garuda.
- Sekitar tiga tahun lalu, jembatan hanyut total terbawa arus sungai hingga akhirnya dibuat lagi.
SuaraSurakarta.id - Suasana sibuk terlihat di Desa Dukuh, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Personel TNI bersama warga setempat tampak bahu-membahu memulai pembangunan jembatan di sisi sungai.
Mereka berencana membangun jembatan gantung sebagai bagian dari program Jembatan Perintis Garuda, inisiatif Presiden Prabowo Subianto.
Jika rampung, jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah akses warga menuju Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sejumlah personel terlihat mengeruk tanah di sisi sungai menggunakan ekskavator sebagai titik fondasi utama jembatan.
Selanjutnya, mereka pun dibantu warga untuk memasang kerangka besi dan mengecor dengan semen agar struktur lebih kokoh.
Masyarakat setempat pun menyambut gembira pembangunan tersebut. Salah satu warga, Suminto, mengatakan bahwa kehadiran jembatan ini akan sangat membantu mobilitas warga menuju sekolah, area persawahan, serta pasar tradisional yang berada di wilayah seberang.
"Jadi 200 meter dari sini, itu sudah wilayah Gunung Kidul, ke arah utara. Jadi jembatan ini bisa dipakai warga Gunung Kidul dan Klaten untuk aktivitas," ujar Suminto, dikutip Minggu (19/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa sebelumnya memang terdapat jembatan bambu di lokasi tersebut yang dibangun pada 1980-an dengan nama Jembatan Kedung Watu.
Beberapa tahun kemudian, seorang tokoh setempat, Kiai Hadi Susanto, sempat memugar jembatan tersebut dengan dana pribadi.
Hanya saja, jembatan itu lambat laun usang dimakan waktu. Sampai akhirnya jembatan itu pun hanyut total terbawa arus sungai sekitar tiga tahun lalu.
"Jadi setelah hanyut, tidak ada lagi yang membangun jembatannya. Baru kali ini mau dibangun sama bapak TNI, bantuan dari Bapak Presiden," imbuhnya.
Atas pembangunan tersebut, ia pun mengucapkan terima kasih kepada Prabowo karena bersedia memulihkan mobilitas warga setempat.
Ia juga menyampaikan harapan bahwa pembangunan jembatan tersebut dapat berjalan lancar dan tidak menemui kendala berat.
"Kami sebagai warga sangat-sangat senang, sangat-sangat berterima kasih akan dibangunnya jembatan ini. Mudah-mudahan dari Bapak Presiden atau dari beliau-beliau diberikan imbalan yang sepantasnya oleh Allah SWT, dan nantinya akses jembatan ini bisa dilalui warga sebagaimana mestinya," lanjut Suminto.
Sementara itu, Serka Sukemi, anggota Babinsa dari Komando Rayon Militer (Koramil) 18 Bayat, mengatakan bahwa pembangunan ini dapat terealisasi setelah Komando Distrik Militer (Kodim) 0723 Klaten menawarkan pembangunan jembatan kepada warga setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei