- Danang Dwi Prasetyo merintis usaha Bengkel Las Peni di Kabupaten Sukoharjo sejak tahun 1988 dengan memproduksi mesin pertanian.
- Bengkel tersebut kini memproduksi peralatan dapur bagi tujuh dapur program Makan Bergizi Gratis guna mendukung operasional program pemerintah.
- Kemitraan tersebut berdampak positif dengan meningkatkan keterampilan teknis karyawan serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat di sekitar bengkel.
SuaraSurakarta.id - Kreativitas menjadi kunci usaha Bengkel Las Peni untuk terus bertahan hingga kini. Usaha yang dirintis Danang Dwi Prasetyo sejak 1988 ini bisa terus berdiri hingga sekarang karena mampu terus beradaptasi.
“Bengkel kami biasanya memproduksi mesin-mesin pertanian seperti perontok padi, perontok jagung, dan perontok kedelai,” kata Danang, ditemui di bengkelnya di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Namun, seiring adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicetuskan Presiden RI Prabowo Subianto, Danang mengasah keahlian baru. Dia mengembangkan skill dengan mengerjakan pembuatan wastafel, ducting atau cerobong dapur, dan rak-rak dapur.
Karena kualitasnya baik, sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG menggandeng bengkel ini.
“Ada lima sampai tujuh dapur MBG yang sudah kami kerjakan dengan profesional. Utamanya (pengerjaan) ducting atau cerobong asap,” kata Danang.
Pesanan dari dapur MBG membuat usahanya terus bertumbuh. Keahlian para karyawannya pun ikut bertambah.
“Kami juga menambah tiga sampai empat karyawan karena kewalahan juga untuk (mengerjakan) beberapa dapur,” kata dia.
Meski tetap menjaga kualitas dari produk unggulan sebelumnya, yakni pembuatan mesin perontok hasil pertanian, Danang pun tetap merambah pada usaha lain seiring maraknya dapur MBG.
Bagi Danang, keberadaan dapur MBG membuat dia dan karyawannya tak pernah berhenti belajar.
Baca Juga: MBG Buat Pesanan Kios Buah Kecil Meluap, Kini Rekrut Pegawai dan Pekerja Lepas
“Terima kasih Bapak Prabowo yang telah menciptakan atau membuat MBG ini karena berdampak ke bengkel kami. Karyawan juga menjadi lebih giat lagi dan menjadi bisa berpartisipasi lagi,” kata Danang.
Berita Terkait
-
MBG Buat Pesanan Kios Buah Kecil Meluap, Kini Rekrut Pegawai dan Pekerja Lepas
-
Tragedi Kamar Kos Sukoharjo: Niat Minta Rokok, Tetangga Syok Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas
-
Berkat MBG, Pembudidaya Ikan Semangat Bekerja: Karena Pasti Laku!
-
Anak Orangtua Difabel Peroleh Pendidikan Gratis di Sekolah Rakyat: Dapat Makanan dan Pakaian
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Mengenal Inesial F Umpan Cantik Pemikat Warga Amerika hingga Gasak Uang Rp41 Miliar
-
Kedok Pig Butchering Sukoharjo: Ini 5 Fakta Menarik Sindikat Kripto yang Kuras Rp41 Miliar Warga AS
-
Markas Pig Butchering Sukoharjo Digulung: 11 WNA Jadi Tersangka, Kuras Rp41,1 Miliar Milik Warga US
-
Aksi Nekat Maling di Kadipiro Gagal Total, Tim Sparta Polresta Solo Amankan Terduga Pelaku
-
Solo Disebut Urutan Kedua Kasus HIV/AIDS di Jateng, Ini Respon Respati Ardi