- Seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di kamar mandi kosnya, Desa Gedangan, Sukoharjo, Rabu (15/4/2026).
- Polisi menyimpulkan korban tewas akibat kecelakaan fatal setelah terjatuh dan membentur sudut toilet karena kondisi fisik lemah.
- Tim medis memastikan tidak ada tanda kekerasan pada jenazah yang kini telah dievakuasi menuju RSUD Kabupaten Sukoharjo.
SuaraSurakarta.id - Sebuah niat sederhana untuk meminta sebatang rokok berujung pada penemuan tragis yang menggemparkan warga Desa Gedangan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo.
Seorang pria tanpa identitas ditemukan telah menjadi jasad kaku di dasar kamar mandi kamar kosnya, Rabu (15/4/2026) pagi.
Kisah pilu ini berawal saat seorang rekan sesama penghuni kos mendatangi kamar korban.
Tujuannya sepele, hanya ingin meminta rokok. Namun, setelah pintu diketuk tak ada jawaban, saksi memberanikan diri melongok ke dalam dan tak menemukan siapa pun di ruang utama.
Rasa penasarannya terjawab dengan pemandangan mengerikan saat ia mengecek kamar mandi.
Di sanalah ia menemukan korban, yang oleh warga sekitar diduga seorang waria berusia sekitar 35 tahun, sudah tergeletak tak bernyawa.
Kanit Reskrim Polsek Grogol, Ipda Wahyudi, yang langsung memimpin olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengungkapkan kronologi dugaan kematian korban yang murni kecelakaan. Korban diduga kuat kehilangan keseimbangan dan terjatuh dengan posisi fatal.
“Diduga korban jatuh dengan posisi telentang, kepala bagian belakang membentur sudut cor toilet jongkok,” tutur Ipda Wahyudi dikutip dari Ayosemarang.com, Kamis (16/4/2026).
Tragedi ini semakin memilukan karena korban diketahui hidup seorang diri dengan kondisi kesehatan yang rapuh.
Baca Juga: Kisah Rohmat: Penyandang Disabilitas yang Menemukan Harapan Baru di Dapur Makan Bergizi Gratis
Menurut keterangan para tetangga, korban yang baru menempati kamar kos tersebut sejak 24 Februari 2026 diketahui memiliki riwayat penyakit stroke dan gangguan asam lambung yang serius.
Kondisi inilah yang diyakini menjadi pemicu utama insiden nahas tersebut. Kelemahan fisik akibat penyakitnya diduga membuat korban rentan terjatuh, terutama di area licin seperti kamar mandi.
Hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Grogol di lokasi kejadian menguatkan dugaan polisi. Tidak ditemukan satupun tanda-tanda kekerasan, luka akibat penganiayaan, atau pendarahan yang mencurigakan pada tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan dokter, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar pukul 05.00 WIB dan tidak ditemukan pendarahan maupun tanda kekerasan,” pungkas Ipda Wahyudi, sekaligus menepis insiden ini berkaitan dengan isu lain seperti banjir yang melanda sebagian wilayah Sukoharjo.
Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Sukoharjo. Tugas utama polisi selanjutnya adalah mengungkap misteri identitas pria malang tersebut dan menemukan keluarganya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Aksi Nekat Maling di Kadipiro Gagal Total, Tim Sparta Polresta Solo Amankan Terduga Pelaku
-
Solo Disebut Urutan Kedua Kasus HIV/AIDS di Jateng, Ini Respon Respati Ardi
-
Tim Gabungan Polresta Solo Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam Jelang Libur Panjang
-
Daya Beli Masyarakat Ambyar, Penjualan Hewan Kurban di Kota Solo Turun 20 Persen
-
Marak Teror Pocong Viral di Media Sosial, Polresta Solo Imbau Warga Tetap Waspada