- SPPG di Sukoharjo mengemas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum dibagikan kepada para penerima manfaat.
- Erna Pujiastuti, korban PHK, kini bekerja mengemas menu MBG untuk menopang kebutuhan finansial keluarga.
- Pekerja berharap Presiden Prabowo Subianto melanjutkan program MBG karena menyerap tenaga kerja terdampak PHK.
SuaraSurakarta.id - Suasana sibuk sudah mulai terasa di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Grajegan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, sejak pagi hari. Dengan mengenakan masker dan penutup kepala, belasan orang terlihat tengah mengemas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum dibagikan kepada para penerima manfaat.
Salah satu pengemas tersebut adalah Erna Pujiastuti, perempuan berusia 42 tahun asal Desa Jetis, Tawangsari. Di salah satu sudut dapur, ia terlihat memasukkan nugget pisang ke dalam wadah plastik mika, menaburkan keju parut dan meses cokelat di atasnya, lalu mengemasnya dengan cepat.
Tangannya terlihat begitu gesit, seolah-olah ia sudah terbiasa dengan ritme kerja yang membutuhkan ketangkasan. Tak heran, sebab Erna dulunya merupakan pekerja di salah satu pabrik milik raksasa tekstil yang berlokasi di Sukoharjo.
Ia mengatakan terpaksa meninggalkan pekerjaannya beberapa waktu lalu setelah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Kondisi perusahaan yang pailit saat itu membuat dirinya bersama ribuan rekan kerja lainnya kehilangan penghasilan tetap.
"Dan setelah terkena PHK, saya jadi ibu rumah tangga saja di rumah sehari-hari, tidak kerja apa pun" ujar Erna, seperti dikutip Senin (16/3/2026).
Setelah dirumahkan, ia menjelaskan bahwa sang suami menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga. Namun, penghasilannya tidak menentu karena bekerja sebagai tukang. Kondisi tersebut terasa kian berat karena Erna juga harus menopang kebutuhan ibunya yang telah lanjut usia serta membiayai anaknya yang baru memasuki bangku SMA.
Oleh karena itu, Erna tidak ingin berpangku tangan. Ia tetap ingin berkontribusi finansial secara langsung kepada keluarganya. Untungnya, tak berselang lama, ia kemudian direkrut oleh SPPG Grajegan untuk bekerja di bagian pemorsian atau pengemasan menu MBG.
"Sekarang saya kerja di MBG Grajegan, Tawangsari. Di sini, saya bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga membantu suami," imbuh dia.
Bagi Erna, bekerja di dapur MBG menjadi harapan baru setelah mengalami PHK. Melalui pekerjaan tersebut, ia kini tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan pribadi, tetapi juga membantu suami serta mendukung kebutuhan pendidikan anaknya.
Baca Juga: Berkah Makan Bergizi Gratis: Produksi Tempe Ozy di Sukoharjo Melejit 100 Persen
Ia pun mengaku bersyukur atas kehadiran program MBG karena telah memberikan kesempatan bagi dirinya dan masyarakat lainnya untuk kembali bangkit setelah kehilangan pekerjaan.
"Program ini sangat bagus soalnya bisa menyerap tenaga kerja. Saya berharap sama Pak Presiden Prabowo Subianto untuk terus menjalankan program ini," imbuh dia.
Kemudian, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo karena program tersebut telah membuka harapan baru, tidak hanya bagi dirinya tetapi juga bagi banyak masyarakat serta anak-anak Indonesia yang menjadi penerima manfaat.
"Semoga Pak Prabowo selalu sehat, Selalu diberi umur panjang," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris
-
Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi
-
MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia
-
Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!
-
Tunggakan Sewa Manahan Persis Solo, Penegak Hukum Didesak Telusuri Dugaan Pelanggaran