- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan di Padukuhan Jarum, Sukoharjo, kepada ibu hamil dan balita.
- Penerima manfaat seperti ibu hamil merasakan peningkatan berat badan dan hasil USG bayi yang baik.
- Program ini melalui SPPG Grajegan bertujuan memenuhi kebutuhan gizi ibu menyusui, ibu hamil, dan balita.
SuaraSurakarta.id - Suasana Posyandu di Padukuhan Jarum, Desa Kedungjambal, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, tampak ramai dan dipenuhi antusiasme. Sejumlah ibu hamil serta ibu yang menggendong balita terlihat mengantre dengan tertib menunggu pembagian makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketika puluhan ompreng berisi menu MBG beserta bingkisan makanan pelengkap tiba di lokasi, wajah para ibu terlihat semringah. Mereka satu per satu mengambil paket makanan tersebut untuk kemudian dibawa pulang dan disantap di rumah.
Program MBG yang disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Grajegan menjadi salah satu upaya pemenuhan gizi bagi kelompok rentan, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah tersebut.
Setiana Nur Utami, yang tengah mengandung anak ketiga dengan usia kehamilan 31 minggu, mengaku merasakan manfaat dari menu MBG yang diterimanya. Menurutnya, makanan yang disediakan cukup baik dan sesuai dengan kebutuhan gizi ibu hamil.
“Selama mendapatkan MBG dari SPPG Grajegan ini alhamdulillah menunya bagus dan sesuai ketentuan. Manfaatnya juga terasa, berat badan saya naik dan bayinya juga. Kemarin hasil USG juga bagus, berat badan bayi sesuai usia kehamilan,” kata Setiana, dikutip Senin (16/3/2026).
Ia juga mengaku menyukai variasi menu yang diberikan. Bagi Setiana, yang terpenting adalah dapur SPPG dapat terus menjalankan amanah untuk menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Terima kasih Pak Presiden sudah memberikan MBG untuk balita, anak usia dini, dan anak sekolah. Semoga ke depannya semua SPPG bisa terus amanah dan programnya berjalan lancar,” ujarnya.
Sementara itu, Yunita Purnamasari yang tengah menjalani usia kehamilan 27 minggu juga merasakan manfaat dari program MBG. Ia mengatakan bahwa asupan gizinya menjadi lebih baik selama masa kehamilan.
Ia pun berharap program MBG dapat terus berlanjut agar kebutuhan nutrisi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia dapat terpenuhi dengan baik.
Baca Juga: 80 SPPG di Solo Raya Masih Dimonopoli 1 hingga 5 Suplier
“Manfaat MBG bisa menambah gizi ibu hamil supaya kebutuhan nutrisi terpenuhi. Alhamdulillah sampai sekarang bisa diterima dengan senang hati,” kata Yunita.
Tak hanya bagi ibu hamil, MBG juga memberikan manfaat bagi ibu menyusui. Hal tersebut dirasakan Siti Maisyaroh, seorang ibu yang tengah menyusui anak keduanya yang berusia 13 bulan.
Ia mengatakan bantuan makanan dari MBG cukup membantu memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari, terutama buah-buahan.
“Lumayan membantu ibu menyusui. Jadi tidak perlu lagi membeli buah setiap hari,” kata Siti, sembari berharap bahwa SPPG dapat menyediakan variasi menu yang lebih beragam ke depannya.
Siti mengaku pasrah jika suatu saat program MBG berakhir. Namun, ia tetap bersyukur selama masih dapat menikmati manfaat dari program tersebut.
“Kalau programnya masih berlanjut, berarti masih rezeki saya. Terima kasih Pak Prabowo atas MBG-nya, sangat membantu pemenuhan nutrisi ibu menyusui,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris
-
Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi
-
MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia
-
Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!
-
Tunggakan Sewa Manahan Persis Solo, Penegak Hukum Didesak Telusuri Dugaan Pelanggaran