- Jusuf Kalla mengeklaim berperan besar membawa Jokowi menjadi gubernur hingga akhirnya terpilih sebagai Presiden ke-7 Indonesia.
- Jusuf Kalla meragukan pengalaman Jokowi dan khawatir kepemimpinannya dapat memberikan dampak buruk bagi kondisi negara saat ini.
- Jokowi menanggapi santai pernyataan tersebut dengan menegaskan dirinya hanyalah orang kampung yang menyerahkan penilaian kepada masyarakat.
SuaraSurakarta.id - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi santai soal pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK).
JK menyampaikan kalau dirinya yang menjadikan Jokowi sebagai presiden. Dan menganggap kalau Jokowi belum berpengalaman sehingga dikhawatirkan bisa merusak negeri.
Jokowi menyebut kalau dirinya bukan siapa-siapa. Jokowi menyebut kalau dirinya merupakan orang kampung.
"Ya saya ini bukan siapa-siapa. Saya orang kampung," terangnya saat ditemui, Senin (20/4/2026).
Ketika disinggung kalau dirinya belum berpengalaman sehingga dikhawatirkan bisa merusak negeri, Jokowi menyebut kalau yang menilai bukan dirinya bukan masyarakat.
"Yang menilai bukan saya," tandas dia.
Seperti diketahui, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, menggelar jumpa pers menanggapi tuduhan Rismon Sianipar yang mengatakan kalau dirinya mendanai ijazah Jokowi.
Pada kesempatan tersebut, JK menyebut kalau dirinya merupakan sosok yang sangat berjasa membantu Jokowi menjadi Presiden ke-7.
"Kasih tahu semua ke termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya. Siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya yang bawa ke Jakarta dulu untuk jadi gubernur. Saya bawa. Saya bawa ke Ibu Mega, 'Ibu ini calon orang PDIP', 'Ah jangan'. Besok saya datang lagi. Akhirnya beliau setuju, jadilah gubernur. Itu pun saya...ya kasih saya...sehingga waktu...waktu dia menang jadi gubernur. Setelah itu ke Ibu Mega datang sama saya, ucapkan terima kasih. Apa kurangnya saya coba? Saya bawa ke Jakarta. Kasih tahu semua termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya. Kan tanpa gubernur mana bisa jadi presiden? Coba saja," jelas Jusuf Kalla, Sabtu (18/4/2026).
Baca Juga: Bertemu Dubes Iran, Jokowi Akui Bahas Banyak Hal, Termasuk Lobi-lobi soal Penutupan Selat Hormuz?
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Tampil Fight di Sukoharjo, Maestro Solo FC Melenggang ke Final Four PFL 2
-
Duh! PB XIV Hangabehi dan PB XIV Purboyo Gelar Kirab Pusaka 1 Suro di Hari yang Sama
-
Pameran Senang Riang Lagu Anak Lokananta, Jadi Media dan Eksplorasi Dunia Anak
-
Polresta Solo Rangkul Seluruh Elemen Silat Soloraya Jaga Keamanan Jelang Pengesahan
-
Rumah Penerima Bansos Ditempeli Stiker, Wali Kota Solo Ungkap Fungsi Pentingnya