- Seorang petugas PLTSa berinisial ES (23) meninggal dunia akibat kecelakaan kerja jatuh di mesin pemilah sampah Senin (2/3/2026) pukul 09.30 WIB.
- Korban dievakuasi oleh tim gabungan menuju RSUD Dr Moewardi setelah sempat ada teriakan meminta mesin pemilah sampah di TPA Putri Cempo dimatikan.
- Kepala DLH Solo membenarkan insiden di mesin conveyor PLTSa tersebut dan menyatakan akan dilakukan evaluasi keselamatan kerja.
SuaraSurakarta.id - Seorang petugas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo Solo berinisial ES (23) meninggal usai mengalami kecelakaan kerja di lokasi, Senin (2/3/2026).
Informasi yang diterima kejadian terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Korban mengalami kecelakaan kerja jatuh di mesin pemilah sampah yang ada di TPA Putri Cempo.
Korban dievakuasi oleh Tim Basarnas bersama BPBD dan Damkar. Evakuasi sendiri berlangsung sampai pukul 10.24 WIB, korban selanjutnya dibawa ke RSUD Dr Moewardi.
Salah satu pemulung di TPA Putri Cempo, Eko Surani mengatakan mendengar ada teriakan minta tolong untuk mematikan mesin. Petugas yang mendengar teriakan itu langsung mematikan mesin.
"Jadi ada yang teriak minta tolong untuk matikan mesin. Tak lama langsung dimatikan, teriakan bising banget, korban masuk mesin,” ujarnya, Senin (2/3/2026).
Menurutnya tak berselang lama ambulance datang tapi korban sudah sudah meninggal.
Eko mengaku tidak berani melihat korban yang jatuh di mesin, jatuhnya bagaimana tidak tahu persis. Tahu dari yang lain itu posisi kepala korban berada di bawah.
“Nggak berani lihat saya. Posisi kepala sudah di bawah, kejadiannya seperti apa tidak tahu," ungkap dia.
Lanjutnya dia, korban meninggal pas mau dibawa. Kalau kata yang lihat itu pas di dalam masih gerak-gerak.
"Meninggalnya pas detik-detik mau dibawa. Pas di dalam masih gerak-gerak,” katanya
Baca Juga: Soal Dana Hibah Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Siap Diaudit BPK
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo, Herwin Nugroho membenarkan adanya kejadian tersebut. Hanya saja tidak tahu persis kronologinya seperti apa.
"Iya ada kecelakaan di Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP) Putri Cempo. Untuk kronologisnya saya baru mengumpulkan dan tanya ke teman-teman yang tahu persis," terang dia.
"Apakah korba meninggalnya di lokasi atau pas dibawa ke rumah sakit, masih dicarikan informasi yang valid," lanjutnya.
Menurutnya kejadiannya itu ada di area SCMPP. Karena usai kejadian tersebut petugas pun langsung dipulangkan dan pekerjaan dihentikan.
Herwin menambahkan lokasi kejadiannya itu di mesin conveyor. Itu mesin awal pemilahan proses produksi.
"Pastinya nanti ada evaluasi ya proses kegiatan-kegiatan dalam rangka keselamatan kerja pegawai di sini. Itu mesin conveyor ya," tandas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Pembukaan Akses Secara Paksa, Kubu PB XIV Purboyo Tegas akan Lawan Usai dapat Ancaman dan Intimidasi
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Tanamkan Karakter dan Wawasan Anak
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL
-
Burnout 2026 Siap Guncang Solo, Seringai hingga Lucky Draw 2 Motor Chopper