Perkembangan Solo sebagai kota modern terjadi pada era pemerintahan Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Paku Buwono (PB) X.
Pembaharuan luar biasa terhadap kota mulai dilakukan pada tahun 1904, ketika munculnya instalasi listrik tenaga disel yang dipasang di dekat Stasiun Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) Purwosari.
"Sejak saat itu pelayanan kepentingan umum di Surakarta berkembang semakin pesat. Pemerintah Hindia Belanda, Keraton Kasunanan Surakarta, dan Kadipaten Mangkunegara bersama-sama banyak fasilitas," ungkap dia.
Fasilitas-fasilitas tersebut seperti, hotel, sarana perairan, jembatan, taman, tempat hiburan benteng, hingga sekolah. Itu semua untuk Surakarta sebagai kota modern.
"Beberapa bangunan tersebut masih ada dan lestari. Tapi tidak sedikit juga bangunan-bangunan itu telah berubah bentuk dan fungsinya," tegasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
Terkini
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Rusuh di Keraton Solo! Adu Mulut Pecah Jelang Penyerahan SK Menteri Kebudayaan
-
5 Fakta Terbaru Drama Gembok Keraton Solo, Konflik Dua Raja Berlanjut Meski Sudah Bertemu Wapres
-
Sajikan Kuliner Khas Solo, Respati Ardi Jajaki Kerja Sama dengan Wakil Wali Kota Bogor
-
Gibran Salat Jumat di Masjid Agung Solo Bareng Respati Ardi, Tedjowulan hingga Raja Kembar