SuaraSurakarta.id - Warga Jalan Sragen-Balong km 7 Ngarum, Ngrampal, Sragen geram dengan jalan berlubang yang 'menghiasi' daerah itu. Bahkan kekecewaan warga dilampiaskan dengan menanam pohon pisang.
Bahkan akibat jalan berlubang tersebut, sejumlah warga nyaris celaka karena terperosok. Terlebih saat turun hujan membuat genangan tak terlihat warga.
Dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, selain jalan Sragen-Balong, kondisi serupa juga terjadi di Jalan Solo-Purwodadi wilayah Kecamatan Kalijambe, Sragen. Kemudian jalan Kalijambe-Gemolong sekitar 4 km juga rusak parah tetapi hanya diuruk material pasir dan tanah.
Begitu juga Jalan Sragen-Batu Jamus sepanjang 3 km mulai Dukuh Batu, Mojokerto, Kedawung, sampai Batu Jamus. Lubang jalan Sragen-Balong dan lain-lainnya itu cukup banyak dan sempat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas bagi pengguna jalan.
Seorang warga Kalijambe, Sragen, Rus Utaryono, saat dihubungi Solopos.com, Minggu siang, menyampaikan jalan Solo-Purwodadi yang sempat tergenang air hujan rusak parah. Kondisi jalan berlubang dan bergelombang sehingga membuat arus lalu lintas tidak lancar, terutama seusai hujan.
“Lubang-lubang jalan itu hanya diuruk dengan tanah. Tanah urukan itu hilang setelah diguyur hujan. Keterlambatan pemerintah dalam memperbaiki jalan berisiko bagi masyarakat pengguna jalan. Perjalanan menjadi lama. Beberapa kali ada motor yang terjatuh, motor rusak, dan seterusnya. Padahal klaim Gubernur Jawa Tengah jalan Jawa Tengah baik dan cantik, buktinya omong kosong,” katanya.
Rus menyampaikan kondisi jalan rusak sepanjang Jalan Solo-Purwodadi itu ada spot-spot, seperti di wilayah Gondangrejo, Karanganyar sekitar 3 km. Kemudian Jalan Kalijambe-Gemolong itu ada 4 km yang rusak. “Dulu, warga pernah pasang spanduk terkait jalan rusak itu,” ujarnya.
Warga Kalijambe lainnya, Farid, menunjukkan video kondisi jalan berlubang yang sebagian sudah diuruk tanah pada Minggu siang. Ia mengendarai motornya sembari membuat video kondisi jalan dengan menggunakan ponsel pintarnya.
Warga Dukuh Botok, Mojodoyong, Kedawung, Sragen, Kusnadi Muhtari, menyampaikan jalan sepanjang 3 km dari Batu Jamus sampai Batu Mojokerto, Kedawung, banyak lubangnya. Ia mengatakan tak sedikit pengguna jalan yang terjatuh saat menghindari lubang-lubang jalan itu.
Baca Juga: TKW Asal Sragen Bunuh Diri di Arab Saudi, Gaji 11 Bulan Tak Dibayar
“Selama ini lubang-lubang itu hanya tambal sulam. Saat ditambal dengan grosok lama kelamaan berlubang lagi. Jalan itu sejak zaman Bupati Untung Wiyono belum dibangun. Warga sudah meminta agar jalan itu dibangun,” ujarnya saat berbincang dengan Solopos.com, Minggu.
Sementara itu, warga Dukuh/Desa Ngarum, Ngrampal, Sragen, Fahad, 27, kepada Solopos.com, Minggu siang, menyampaikan warga Ngarum spontanitas menanam pohon pisang untuk menutup lubang yang menganga di Jalan Sragen-Balong.
“Lubang itu sedalam 10 cm-15 cm. Banyak pengguna jalan yang oleng saat melewati lubang itu. Daripada terjadi kecelakaan warga tanami pohon pisang sebagai rambu jalan,” katanya.
Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sragen, Albert Pramono Soesanto, mengatakan DPUPR Sragen berkoordinasi dengan DPU Provinsi Jawa Tengah terkait dengan kerusakan Jalan Solo-Purwodadi.
Ia mengatakan DPU Provinsi Jateng akan melakukan perbaikan jalan itu dan penanganan drainase jalan pada lokasi yang sering tergenang air. “Masyarakat dimohon bersabar,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo
-
Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'
-
Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo
-
Demo di Rumah Jokowi, Massa Bawa Spanduk Gibran 'Anak Haram Konstitusi' Tuntut Mundur dari Wapres
-
Kiper Jebolan Kendal Tornado FC Youth Tepis Dua Penalti, Solo Raih Emas Porprov Jateng