- Keraton Kasunanan Surakarta menyelenggarakan dua kirab Grebeg Mulud pada Rabu, 26 Agustus 2026.
- Kubuan Lembaga Dewan Adat dan kubu PB XIV Purboyo sama-sama melaksanakan kirab menggunakan empat pasang gunungan.
- Pelaksanaan kirab dibagi dalam waktu berbeda oleh kedua kubu untuk mencegah terjadinya gesekan.
Gusti Timoer menyebut tadi alat pemukulan gamelan untuk mengiringi grebeg tidak ada. Sehingga memakai gamelannya sendiri untuk memukul gamelan.
"Tapi ternyata di sisi lain alat pemukul gamelan itu tidak ada, sehingga kita bawa dari sini. Jadi memang menurut saya itu sabotase, karena pemukulnya tidak ada, kami sudah mengantisipasi itu," papar dia.
Timoer mengaku meski demikian prosesi grebeg tetap berjalan lancar dan aman. Kendalanya cuma tadi tidak ada pemukul gamelannya.
"Tadi juga kita belum selesai sudah ada yang tantrum teriak-teriak mengembalikan gamelan," tandasnya.
Baca Juga:Pembukaan Akses Secara Paksa, Kubu PB XIV Purboyo Tegas akan Lawan Usai dapat Ancaman dan Intimidasi
Kontributor : Ari Welianto