- Aldo Nurahmansya, warga Solo, berangkat menuju Kalimantan untuk bekerja di perkebunan kelapa sawit pada Jumat pagi.
- Kapal Virgo Transport 8 yang ditumpangi Aldo mengalami kecelakaan dan terbalik di Laut Jawa pada hari Minggu.
- Keluarga di Solo belum menerima kabar lanjutan mengenai keselamatan Aldo pasca kecelakaan kapal tersebut.
SuaraSurakarta.id - Aldo Nurahmansya, warga RT 06 RW 01 Kelurahan Kepatihan Wetan, Kecamatan Jebres, Kota Solo merupakan salah satu penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan dan terbalik di Laut Jawa.
Aldo naik Kapal Virgo Transport 8 hendak menuju ke Kalimantan untuk bekerja di kelapa sawit.
Hal ini disampaikan paman Aldo, Suyono saat ditemui, Senin (14/9/2029) sore.
"Itu dalam rangka mau bekerja di Kalimantan. Informasi yang kita terima mau bekerja di sawit," terangnya.
Baca Juga:Usai Water Bombing, Respati Ardi Upayakan Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Kebakaran TPA Putri Cempo
Menurutnya baru berangkat itu hari jumat pagi, terus minggunya itu ada musibah kalau kapalnya kecelakaan.
"Ini baru pertama kali mau ke Kalimantan. Niat ingin bekerja tapi Tuhan berkehendak lain, yang namanya musibah kita berdoa saja dari keluarga, semoga keponakan saya selamat, seandainya meninggal maka itu sudah kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa," papar dia.
Hingga saat ini belum dapat kabar lebih lanjut lagi mengenai kondisi Aldo seperti apa. Tahu kalau kapal yang dinaiki Aldo kecelakaan itu warga Ngringo Karanganyar.
"Untuk saat ini belum ada kabar tindak lanjut.2 Tapi informasi terkait musibah kapal virgo, yang salah satu penumpangnya itu keponakan saya, itu saya dapat berita dari warga yang ada di Ngringo. Kebetulan Aldo domisili ikut ibunya di Ngringo," ujar yang juga Ketua RT 06 RW 01 ini.
Suyono mengaku kalau Aldo sempat datang ke rumah untuk pamit sebelum berangkat. Aldo sempat tak sarankan agar pamit sama ibunya dulu dan minta doa restu.
Baca Juga:Gelar Jumenengan, PB XIV Hangabehi Bacakan Ikrar di Sitihinggil depan Meriam Nyai Setomi
"Iya sama saya sempat pamit. Malah saran saya pamit dulu minta doa restu kepada ibumu selaku surgamu, itu nomor satu kalau saya cuma paman. Bagaimana pun dia yang melahirkan kamu, itu saran saya," ungkapnya.
"Itu hari jumat, ketemu. Saya ngasih saran itu hari kamis malam," lanjut dia.
Kepribadian Aldo baik, sehari-hari seperti anak muda yang lain. Tetap menjaga salat dan diminta berbagi sama orang tua, apalagi ibu dan bapaknya sudah pisah.
"Sosoknya baik, sering dolan ke sana kemarin sama teman-temannya. Yang saya selalu ingat itu, dia tahu sama saudara kandungnya (adik-adiknya). Meski belum bekerja tapi pernah bekerja serabutan bisa membantu ibunya," paparnya.
Suyono mengatakan memang sudah lama punya keinginan bekerja untuk membantu orang tua dan adik-adiknya. Makanya punya niat yang kuat meski mungkin belum berpengalaman, sama teman-temannya tetap berangkat Kalimantan.
"Ibunya mungkin secara hati tidak rela melepas, kalau bisa kerja di Palur atau sini. Cuma anak muda tahu sendiri, ada teman-temannya yang lain," tandas dia.