- Putri Surakarta U-15 menang 4-0 atas Putri Tangsel City di Supersoccer Arena Kudus, Kamis (9/7/2026).
- Kemenangan tersebut belum mampu membawa Putri Surakarta lolos ke babak semifinal Hydroplus Soccer League All-Stars.
- Turnamen ini memberikan pengalaman bertanding level nasional serta kesempatan bagi pemain untuk dipantau tim talent scouting.
SuaraSurakarta.id - Putri Surakarta U-15 menutup kiprahnya di Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 dengan kemenangan meyakinkan setelah mengalahkan Putri Tangsel City 4-0 pada laga terakhir Grup C di Supersoccer Arena, Rendeng, Kudus, Kamis (9/7/2026).
Meski demikian, kemenangan tersebut belum cukup mengantarkan tim besutan Syachban Yusuf melaju ke babak semifinal.
Empat gol kemenangan Putri Surakarta dicetak Ika Wonda pada menit ke-26 dan 43, Madina Jawahira Putri (34'), serta Asyifa Sholawa Farisni (38').
Hasil itu membuat Putri Surakarta menutup fase grup di peringkat ketiga dengan raihan tiga poin dari satu kemenangan dan dua kekalahan.
Baca Juga:MilkLife Soccer Challenge Solo: SD Kristen Manahan Naik Podium Juara
Walaupun gagal melangkah ke empat besar, turnamen ini tetap menjadi pengalaman berharga bagi para pemain muda Putri Surakarta.
Selain menghadapi tim-tim terbaik dari berbagai daerah, mereka juga mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan di hadapan tim talent scouting untuk pembentukan Timnas Putri Indonesia U-16 menuju ajang Srikandi Merdeka Cup.
Pelatih Putri Surakarta U-15, Syachban Yusuf, mengatakan pertandingan terakhir sudah tidak lagi menentukan peluang timnya untuk lolos ke semifinal.
Karena itu, ia memberikan kesempatan kepada seluruh pemain untuk tampil agar memperoleh pengalaman bertanding di level nasional.
"Yang paling penting dari turnamen ini adalah perkembangan anak-anak. Dengan bermain di kompetisi tingkat nasional, mereka mendapatkan pengalaman yang sangat berharga, baik dari sisi permainan maupun mental bertanding. Harapannya, ketika nanti adik-adik mereka naik ke kelompok usia berikutnya, mereka bisa menjadi contoh sekaligus memberikan motivasi," ujar Syachban.
Baca Juga:Cerita Joyce, Turnamen Milklife Soccer Mantapkan Niat Siswi Asal Solo Itu Jadi Pemain Sepak Bola
Menurutnya, mayoritas pemain Putri Surakarta U-15 merupakan hasil pembinaan sejak usia dini sehingga pengalaman menghadapi tim-tim terbaik menjadi bekal penting untuk perkembangan mereka.
"Tim Putri Surakarta U-15 ini merupakan tim pembinaan. Hampir seluruh pemain adalah anak didik kami sendiri yang dibina sejak awal, bukan pemain yang direkrut dari luar Solo. Pengalaman seperti ini akan membentuk mental mereka sekaligus menjadi bekal untuk jenjang berikutnya," katanya.
Salah satu pencetak gol, Asyifa Sholawa Farisni, mengaku memiliki motivasi lebih karena bertanding di kota kelahirannya, Kudus. Ia berharap penampilannya selama turnamen dapat menarik perhatian tim pencari bakat.
"Ini menjadi penyemangat bagi saya. Saya berharap bisa menunjukkan permainan terbaik dan semoga terpilih melalui talent scouting untuk Srikandi Merdeka Cup," ujar Asyifa.
Ia menilai persaingan di Hydroplus Soccer League All-Stars lebih menantang dibandingkan turnamen yang pernah diikutinya.
Menurut Asyifa, perubahan format pertandingan dari tujuh lawan tujuh menjadi sembilan lawan sembilan membuat intensitas dan kualitas permainan semakin kompetitif.