- Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Tengah menangkap pelaku berinisial DAR atas praktik ilegal peredaran cheat game Mobile Legends.
- Pelaku menjual aplikasi cheat melalui Telegram sejak 2021 yang menyebabkan pengembang merugi hingga mencapai Rp2,5 miliar lebih.
- Kasus terungkap melalui laporan Shanghai Moonton Technology dan kini polisi masih terus mengembangkan penyidikan jaringan distributor lainnya.
SuaraSurakarta.id - Kasus peredaran cheat dalam game kembali mencuat. Kali ini, Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Tengah berhasil mengungkap praktik ilegal dalam game populer Mobile Legends: Bang Bang (MLBB).
Kasus ini bukan sekadar pelanggaran biasa. Dampaknya cukup besar, baik dari sisi kerugian finansial hingga rusaknya ekosistem permainan digital. Berikut adalah fakta-fakta penting yang perlu Anda ketahui sebagaimana dikutip dari situs resmi Polda Jateng dan situs resmi Mobile Legends.
1. Praktik Ilegal Berlangsung Sejak 2021
Kasus ini ternyata sudah berjalan cukup lama.
Baca Juga:Respons Serangan Macan Tutul, Polsek Jatiyoso dan Tim Gabungan Sisir Lokasi Kejadian
Pelaku berinisial DAR (22) diketahui telah menjalankan aksinya sejak tahun 2021 hingga Agustus 2025. Dalam kurun waktu tersebut, aktivitas ilegal ini terus berkembang tanpa terdeteksi secara penuh.
Menurut pihak kepolisian, praktik ini baru benar-benar terungkap setelah adanya laporan resmi dari pihak pengembang. Hal ini menunjukkan bahwa kejahatan digital bisa berlangsung lama jika tidak segera dilaporkan dan ditindaklanjuti.
2. Berawal dari Laporan Resmi Pengembang
Kasus ini mulai terkuak setelah adanya pengaduan dari pihak pengembang game, yaitu Shanghai Moonton Technology Co., Ltd..
Pengaduan resmi dilakukan pada 3 Desember 2024. Setelah itu, polisi menerbitkan laporan resmi pada 29 Agustus 2025 untuk memulai proses penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga:Warga Jatiyoso Karanganyar Diteror Macan Tutul, Enam Kambing Habis Dimangsa
Langkah ini menjadi titik awal terbongkarnya jaringan peredaran cheat yang selama ini merugikan banyak pihak.
3. Cheat Dibuat Secara Otodidak oleh Pelaku
Menariknya, pelaku tidak memiliki latar belakang khusus dalam pengembangan software profesional.
Ia mempelajari cara membuat cheat secara otodidak, lalu mengembangkan aplikasi berbentuk file APK yang dimodifikasi agar bisa terhubung langsung dengan sistem MLBB di perangkat pengguna.
Aplikasi ini memungkinkan akses ilegal ke sistem game, yang seharusnya tidak bisa ditembus oleh pemain biasa.
4. Modus: Jual APK Cheat Lewat Telegram