Soal Penerus PB XIII, Ini Komentar Keluarga Keraton Solo

Muncul soal adanya desas-desus soal suksesi pengganti PB XIII di Keraton Kasunanan Surakarta.

Ronald Seger Prabowo
Senin, 03 November 2025 | 14:58 WIB
Soal Penerus PB XIII, Ini Komentar Keluarga Keraton Solo
Keraton Kasunanan Surakarta atau Keraton Solo. (Suara.com/Ari Welianto)
Baca 10 detik
  • KGPH Puger mengatakan keraton sudah ada aturannya, sudah ada adatnya, termasuk siapa yang nanti menjadi raja. 
  • Gusti Puger menjelaskan untuk acara selanjutnya itu tentu sudah ada aturan tinggal nanti kesepakatan dari kerabat itu.
  • Jadi ini dinasti ada kesepakatan, tentu nanti bisa ada semacam rapat atau pemahaman. 

SuaraSurakarta.id - Raja Keraton Solo  Sinuhun Pakubuwono atau PB XIII Hangabehi meninggal dunia, Minggu (2/11/2025) pagi kemarin.

Namun sudah muncul soal adanya desas-desus soal suksesi pengganti PB XIII di Keraton Kasunanan Surakarta.

Salah satu adik PB XIII, KGPH Puger mengatakan keraton sudah ada aturannya, sudah ada adatnya, termasuk siapa yang nanti menjadi raja. 

"Ya nanti kita tunggu perjalanannya saja. Kita tidak boleh mendahului, menghitung-hitung. Karena ini baru berkabung, kita bicara bagaimana sinuhun ini diantarkan dengan suasana yang damai," terangnya saat ditemui, Senin (3/11/2025).

Baca Juga:Wapres Gibran Takziah Wafatnya PB XIII, Ini Harapan Keluarga Keraron Solo

Gusti Puger menjelaskan untuk acara selanjutnya itu tentu sudah ada aturan tinggal nanti kesepakatan dari kerabat itu.

Jadi ini dinasti ada kesepakatan, tentu nanti bisa ada semacam rapat atau pemahaman. 

"Bagaimana nanti pengesahannya, keputusan itu sudah dengan adat. Jadi adat ini sudah mengatur supaya tidak terjadi konflik sebetulnya," ungkap dia.

Kalau dulu, lanjut dia, kerajaan itu konflik-konflik terus karena belum ada aturan. Kalau sudah ada aturan tinggal nanti aturannya itu kalau dipakai tinggal persetujuannya gimana.

"Itu kita teliti supaya tidak terjadi gejolak yang akan datang tentunya gitu. Dulu pernah gejolak masa kerajaan masa lalu, tapi sudah diatur sudah tentrem lagi," katanya.

Baca Juga:Kereta Jenazah PB XIII Dipersiapkan dan Dibersihkan, Ini Bentuknya

Gusti Puger mengatakan biasanya suksesi baru akan dilakukan 40 hari setelah meninggal raja. Bahkan kalau sebelumnya juga bisa tapi itu tergantung raja sebelumnya.

"Biasanya itu 40 hari sebetulnya. Sebelumnya juga bisa tapi itu tergantung raja sebelumnya. Sebelumnya, pertengahan atau setelah wafat atau malah ganti raja baru ada," jelas dia.

Ketika disinggung ada dua nama yang mencuat menjadi penerus PB XIII, Gusti Puger tidak mempermasalahkan.

"Silahkan saja penyorotannya, itu baru wacana. Nanti kita tinggu, supaya tidak menjadi berita yang tidak pas," sambungnya.

"Berharap penerus raja nanti memenuhi syarat tiga hal, yakni adat, pengetahuan dan agama," lanjut dia.

Sementara GKR Koes Moertiyah Wandansari (Gusti Moeng) enggan memberikan jawaban saat ditanya mengenai soal suksesi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini