Nonaktif Hanya Akal-akalan, Tokoh Pergerakan Solo Desak Ahmad Sahroni hingga Eko Patrio Dipecat

Seperti diketahui, sejumlah pimpinan partai menonaktifkan kader sebagai dari anggota legislatif pusat.

Ronald Seger Prabowo
Sabtu, 06 September 2025 | 14:23 WIB
Nonaktif Hanya Akal-akalan, Tokoh Pergerakan Solo Desak Ahmad Sahroni hingga Eko Patrio Dipecat
Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach (dok. Suara.com)

SuaraSurakarta.id - Tokoh pergerakan Kota Solo, BRM Kusumo Putro mengritik keras penonaktifkan sejumlah politisi sebagai anggota DPR RI.

Seperti diketahui, sejumlah pimpinan partai menonaktifkan kader sebagai dari anggota legislatif pusat.

Kusumo menilai, penonaktifan ini hanya "akal-akalan" untuk meredam kemarahan rakyat tanpa ada konsekuensi nyata. Sebab, mereka tetap menerima gaji dan tunjangan.

Kusumo Putro menegaskan, penonaktifan tidak dikenal dalam Undang-Undang (UU) tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3)

Baca Juga:Kunjungan ke Kampung Batik Laweyan, Komisi VII DPR RI Soroti Urgensi Pelestarian Budaya

Menurutnya, sanksi pemberhentian sementara hanya berlaku jika seorang anggota dewan terjerat kasus pidana dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara, dan itupun harus melalui rapat paripurna.

Tokoh masyarakat Kota Solo, BRM Kusumo Putro memberikan pernyataan soal pemilihan Rektor UNS, Senin (24/10/2022). [Dok]
Tokoh masyarakat Kota Solo, BRM Kusumo Putro. [Dok]

"Ini jelas-jelas membodohi rakyat," kata Kusumo, Sabtu (6/9/2025).

Ia mendesak, parpol untuk segera memecat anggota DPR RI yang ucapannya memicu kemarahan publik.

Kusumo bahkan meminta aparat penegak hukum untuk menjerat para wakil rakyat yang dianggap memprovokasi masyarakat, yang kemudian berujung pada aksi anarkis dan perusakan fasilitas umum.

Kusumo Putro menyoroti beberapa nama, seperti Ahmad Sahroni, Nafa Urbach, Uya Kuya, Eko Patrio, dan Adies Karding, yang ucapannya dianggap memantik kemarahan rakyat.

Baca Juga:Koperasi Tipu-tipu Milik Kepala SMA di Solo, Kerugian Sekitar Rp 1 Miliar

"Akibat provokasi mereka, Gedung DPRD Kota Solo dibakar serta fasilitas umum di kota kami juga dirusak," ungkapnya.

Sebagai Ketua Umum Forum Budaya Mataram (FBM), ia merasa kerugian materiil dan citra Kota Solo yang dibangun puluhan tahun nyaris hancur akibat insiden tersebut.

Oleh karena itu, Kusumo mendesak penegak hukum untuk memproses para wakil rakyat yang telah menyakiti hati nurani rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak