Na'im mengatakan sejak rencana umrah bersama diputuskan, warga mulai rutin menabung untuk dapat melunasi pembayaran biaya akomodasi sesuai kesepakatan biaya dari biro perjalanan yang telah ditunjuk.
Sejak tiga bulan terakhir, hampir seluruh persiapan sudah siap. Koper untuk perbekalan perjalanan umrah sudah dibagikan, pakaian seragam batik juga sudah jadi dan dibagikan kepada warga yang akan menunaikan umroh.
"Saat ini semua persiapan sudah 100 persen. Paspor, visa, dan lain-lain sudah beres semua, ini tinggal berangkat saja," jelas dia.
Na'im mengakui ini tidak ada paksaan harus ikut dan dalam waktu singkat sudah terkumpul 141 warga yang ikut. Mereka juga langsung mentransfer pembiayaan sebesar Rp 20 juta per orang.
Baca Juga:Sempat Viral, Polres Sukoharjo Tangkap 3 Pelaku Pembawa Senjata Tajam
"Kita tidak mencari keuntungan dari keberangkatan umroh warga perumahan Hamzah ini. Semua itu murni kerjasama dari warga sendiri dan pihak biro yang mau membantu mengurus segala sesuatu yang diperlukan untuk keberangkatan ke Mekkah," paparnya.
Untuk keberangkatan rencana, 26 Oktober 2024 ini lewat Bandara Soekarno-Hatta. Nanti dari Solo menuju bandara naik bus, kemudian terbang ke Arab Saudi.
Nanti ke Mekkah dulu untuk ibadah umrah, setelah selesai baru ke Madinah.
"Insya Allah, berangkat 26 Oktober nanti. Jika tidak ada perubahan waktu, warga akan berangkat ba'da shalat Isya’ dengan titik kumpul di Masjid Hamzah," terang dia.
Seperti diketahui, warga Hamzah merupakan sebutan bagi warga yang tinggal komplek perumahan Jalan Hamzah, Windan Baru, Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura ini.
Warga yang tinggal di sini bermacam-macam profesi, ada PNS, karyawan swasta, dokter, pengusaha, pedagang, ustadz, dan lain-lain.