Dituduh Klitih Ternyata Bukan, Dua Remaja Ini Selamat Usai Diamankan Polisi

Kedua remaja tersebut dievakuasi ke Polsek Grogol dalam keadaan selamat.

Ronald Seger Prabowo
Kamis, 10 Oktober 2024 | 19:08 WIB
Dituduh Klitih Ternyata Bukan, Dua Remaja Ini Selamat Usai Diamankan Polisi
Sebuah video yang memperlihatkan dua remaja diselamatkan polisi dari amuk massa di Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, menjadi viral di media sosial warga. [Suara.com.dok]

SuaraSurakarta.id - Warga Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo digegerkan dengan penangkapan dua remaja hingga viral di media sosial.

Dua remaja itu sempat dituduh sebagai klitih namun ternyata bukan. Beruntung, polisi segera tiba di lokasi dan menyelamatkan keduanya.

Kapolsek Grogol, AKP Kurniawan, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa dua remaja berusia sekitar 16 tahun diduga oleh warga sebagai pelaku klitih—aksi kriminal jalanan yang marak terjadi di beberapa daerah—dan sempat diamankan di balai desa untuk menghindari amukan massa.

"SPKT Polsek Grogol menerima laporan dari warga Cemani tentang adanya dua remaja yang dicurigai sebagai pelaku klitih. Mereka diamankan di balai desa karena massa sudah mulai berkumpul dan situasi semakin tegang," kata AKP Kurniawan, Kamis (10/10/2024).

Baca Juga:Sempat Viral, Polres Sukoharjo Tangkap 3 Pelaku Pembawa Senjata Tajam

Kecurigaan warga dipicu oleh insiden sebelumnya, di mana sekelompok anak muda terlihat berkeliling menggunakan sepeda motor di sekitar kantor Desa Cemani pada Minggu (6/10/2024) dini hari.

Rekaman CCTV menunjukkan bahwa kelompok tersebut sempat dikejar warga, tetapi berhasil menghindar.

"Dua remaja ini diduga terlibat dalam kelompok tersebut. Namun, saat kami tiba di balai desa, massa sudah berkerumun dan beberapa di antaranya emosi, siap melakukan tindakan main hakim sendiri," ungkapnya.

Beruntung, polisi segera tiba di lokasi dan berhasil meredam situasi. Kedua remaja tersebut dievakuasi ke Polsek Grogol dalam keadaan selamat.

Setelah dilakukan klarifikasi dengan perangkat desa, diketahui bahwa kedua remaja tersebut bukan pelaku klitih seperti yang dituduhkan.

Baca Juga:Buntut Viral dan Rating Buruk, Pengurus Masjid Al Ikhlas Sukoharjo Minta Maaf, Ini Penjelasan Ketua Takmir

"Mereka warga Desa Cemani juga, dan tidak terlibat dalam aksi klitih. Mereka hanya sering nongkrong dan berkeliling dengan sepeda motor," kata Kurniawan.

Di Polsek Grogol, kedua remaja tersebut diberi pembinaan agar tidak lagi berkumpul atau konvoi di malam hari, terutama di perkampungan, untuk menghindari kesalahpahaman di masa mendatang.

Kapolsek Grogol juga menghimbau warga agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta mengingatkan orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka di luar rumah, terutama setelah pukul 22.00 WIB.

"Kami juga mengimbau orang tua untuk lebih waspada dalam memantau pergaulan anak-anak mereka. Sebaiknya, anak-anak sudah berada di rumah setelah pukul 22.00 WIB," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak