Misalnya, akun @jehamun merespon: ‘Semua Ketua Umum Partai selain Bu Mega tak berkutik sama Mulyono. Mereka semua takut, tunduk dan taat pada keinginan Mulyono padahal mereka semua laki-laki. Kenapa itu terjadi? Bisa jadi karena mereka semua punya kasus hukum dan Mulyono pegang bukti2nya.’
Akun @bayubagas1980 menulis: ‘Hanya pdip yg gak bisa di atur2 oleh pak lurah.....karna ketumnya sekeras beton.’
@pinastihandaru: ‘Salut dg bu Mega yg punya prinsip dan value , luar biasa, salut bu Mega.’
@wentywiesmann: ‘Always Proud ...PEREMPUAN PERKASA HEBAT TANPA RASA TAKUT MENGATAKAN KEBENARAN…’
Baca Juga:Waduh! Dua Caleg PDIP Suara Terbanyak di Karanganyar Gagal Dilantik, Massa Geruduk KPU
@sarasamuscaya399: ‘Disaat ketua partai yg lain melempem.. Mega masih keras suaranya walau sudah tua.’
Pun demikian pada unggahan @gus_dibyo di jagad X. Unggahan ini dengan cepat memicu berbagai reaksi, baik pro maupun kontra, dari warganet.
Sejumlah netizen memberikan dukungan terhadap pernyataan tersebut, sementara yang lain memberikan kritik keras.
Akun Still Imperfect Man, Husband, and Dad (@arivrh) merespons dengan skeptis, "Halah... Gak perlu mengagung-agungkan figur. Kemana aja 9 tahun terakhir ketika sama-sama dalam satu kereta? Jokowi jadi seperti ini juga gak serta merta. PDIP juga menjadi enabler kenapa Jokowi seperti sekarang. Bukannya menguatkan lembaga-lembaga demokrasinya."
Namun, @gus_dibyo segera menanggapi komentar tersebut dengan mengatakan, "Gak mengagung-agungkan sih. Tapi bicara konteks sekarang aja. Nyatanya ketum lainnya membebek aja, cuma Mega yang berani bicara hahaha."
Baca Juga:PDIP Belum Umumkan Calon Wali Kota Solo, Ini Komentar FX Hadi Rudyatmo