Ada beberapa versi cerita yang beredar tentang pertemuan Soekarno dan Marilyn Monroe. Menurut versi pertama, pertemuan mereka adalah hasil dari upaya CIA untuk menjebak Soekarno. CIA ingin menggunakan Marilyn Monroe untuk menggoyahkan Soekarno yang saat itu dianggap sebagai ancaman bagi Amerika Serikat.
Versi kedua menyebutkan bahwa pertemuan mereka adalah pertemuan yang murni bersifat pribadi. Soekarno dan Marilyn Monroe tertarik satu sama lain dan ingin menjalin hubungan.
Versi ketiga menyebutkan bahwa pertemuan mereka adalah pertemuan yang dirancang oleh Soekarno sendiri. Soekarno ingin memanfaatkan popularitas Marilyn Monroe untuk mempromosikan Indonesia di mata dunia.
Terlepas dari kebenarannya, pertemuan Soekarno dan Marilyn Monroe tetap menjadi salah satu peristiwa paling menarik dalam sejarah Indonesia. Pertemuan tersebut telah menjadi bagian dari legenda Soekarno dan Marilyn Monroe, dua sosok ikonik yang selalu menjadi sorotan publik.
Kontributor : Dinar Oktarini