SuaraSurakarta.id - Kota Solo dikepung macet di sejumlah titik, Kamis (2/3/2023).
Dari pantauan di lapangan, kemacetan semakin parah saat hujan turun, terutama pada jam berangkat kerja atau sekolah maupun sore hari.
Kemacetan ini, juga diperparah dengan adanya sejumlah jalan yang ditutup akibat pembangunan dan kondisi cuaca hujan Kota Bengawan.
"Tadi macet parah, gara-gara hujan, sempat muter-muter cari jalan dari Manahan sampai ke Panggung, nyaris satu jam," ujar salah seorang pengguna kendaraan, Widi (39) dilansir dari Timlo.net--jaringan Suara.com.
Baca Juga:Kagum dengan Kemegahan Masjid Sheikh Zayed Solo, Dubes UEA Sampai Peluk Gibran Rakabuming Raka
Dia mengaku harus mengantar kedua anaknya di dua sekolah yang berbeda. Tak nampak petugas Satlantas Polresta Solo yang terjun ke lokasi.
"Di titik-titik macet, hanya ada Supeltas (Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas)," ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan pengendara motor, Rama (24). Dia mengeluhkan, kondisi kemacetan yang dirasakan selama satu pekan ini. Dia terpaksa bersabar memecah kemacetan karena Jalan Letjen S. Parman, yang ia lalui setiap harinya.
"Mau enggak mau lewat situ. Karena kalau lewat jalan lain malah makin muter dan lama," ungkapnya.
Dia berharap, penguraian kemacetan di jam-jam sibuk perlu, ditingkatkan lagi. Karena hal tersebut sangat membantu intensitas jarak tempuh dirinya untuk berangkat kerja.
Baca Juga:Warganet Kesengsem Mau Pacar Kayak Gibran, Respons Mas Wali Tawarkan Gratis Ongkir Disorot
Seperti diketahui, sejumlah ruas jalan di Kota Solo, yang ditutup karena proyek pembangunan Viaduk yakni di ruas Jalan Ahmad Yani dari Simpang Ngemplak hingga Simpang Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Jawa Tengah.
- 1
- 2