"Itu belum diserahkan. Kapan akan diserahkan, saya tidak bisa jawab," sambung dia.
Sementara itu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan jika keputusan untuk membuka Masjid Raya Sheikh Zayed ada di Kemenag bukan dirinya.
"Nek, oleh tak buka saiki tak buka. Keputusannya buka di saya tapi kemenag," paparnya.
Gibran mengaku kecewa belum dibukanya Masjid Raya Sheikh Zayed untuk masyarakat. Bahkan menyebut jika kontraktor tidak beres.
Baca Juga:Komisi VI DPR RI Proyek Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
"Coba cek di dalam seperti apa. Nek aku bisa hari ini tak buka," tandas dia.
Seperti diketahui, rencana awal Masjid Raya Sheikh Zayed akan dibuka untuk umum pada 15-16 Januari 2023 tapi hingga sekarang belum.
Padahal sebelumnya Dirjen Bimas Kemenag, Kamaruddin Amin saat dilakukan penandatangan MoU antara Kemenag dengan Universitas Muhammad Bin Zayed menyebut diperkirakan masjid akan dibuka untuk umum sekitar 15 atau 16 Januari 2023.
Kontributor : Ari Welianto
Baca Juga:CEK FAKTA: Benarkah 1,3 Triliun Utang Indonesia Telah Diselamatkan Pemerintah Arab?