Unik! Peti Jenazah dari Rotan di Sukoharjo, Tembus Pasar Internasional

Jika biasanya rotan dipakai untuk membuat berbagai macam furnitur. Tapi bagi perajin rotan di Desa Luwang, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, rotan dibuat peti jenazah

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 24 September 2022 | 17:00 WIB
Unik! Peti Jenazah dari Rotan di Sukoharjo, Tembus Pasar Internasional
Perajin sedang membuat peti jenazah dari rotan. [Suara.com/Ari Welianto]

SuaraSurakarta.id - Jika biasanya rotan dipakai untuk membuat berbagai macam furnitur.  Tapi bagi perajin rotan di Desa Luwang, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, rotan dibuat peti jenazah atau mati yang unik.

Bahkan, hasil karya peti jenazah dari rotan ini tembus di pasar internasional dibeberapa negara seperti Belanda, Australia, Inggris, hingga Amerika Serikat (AS).

Karakteristik rotan yang mudah terurai oleh tanah dan lunak dinilai lebih ramah lingkungan.

"Jarang memang yang buat peti jenazah. Di sini hanya ada dua, salah satunya saya tapi yang kecil tidak banyak," ujar perajin peti jenazah, Purwanto (43) saat ditemui, Sabtu (24/9/2022).

Baca Juga:Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan dan Tim Pakai Motor Bronjong Antarkan Paket Sembako

Warga Desa Luwang, Kecamatan Gatak, Sukoharjo ini awalnya cuma coba-coba saya membuat peti jenazah dari rotan sejak 17 tahun lalu. Lama-lama jadi ketagihan hingga saat ini, karena dari awalnya itu fokus di furnitur.

Purwanto menceritakan, awalnya itu ada buyer dari Belanda yang sudah punya perwakilan di Indonesia yang cari perajin kemudian ketemu. Mereka menawarkan bisa tidak membuat peti jenazah. 

"Lalu bicara-bicara, mulai bikin sampel dan sebagainya. Buyernya pun datang kesini selama 2-3 minggu untuk bikin sampel, lalu oke dan berjalan sampai sekarang," ungkapnya.

"Memang itu permintaan dari buyer, jadi bukan produk sendiri. Mereka sudah ngasih desain, ngasih spek ukuran dan yang lainnya untuk bikin peti," sambung dia.

Pengiriman atau ekspor pertama itu ke Belanda, kemudian ada masuk lagi ke Inggris, Australia, dan sempat ke Amerika Serikat (AS) tapi tidak banyak.

Baca Juga:Timbun 50 Liter Solar Bersubsidi, Pria Asal Sukoharjo Diciduk Polisi, Ini Kronologinya

Awalnya di negara-negara tersebut pet jenazahnya pakai kayu dan itu harganya lebih mahal. Lalu ada organisasi ramah lingkungan itu minta agar peti jenazah tidak pakai kayu tapi peti yang ramah lingkungan. 

Proses pembuatan satu peti mati rotan mulai dari pemilahan bahan, penganyaman, hingga finishing. Waktu yang diperlukan tergantung peti dibuat, biasanya satu peti satu hari tapi ada juga yang sampai sekitar dua hari.
 
"Awalnya ada permintaan peti mati yang ramah lingkungan, dari rotan, pelepah pisang, dan enceng gondok. Yang tidak merusak hutan," katanya.

Dalam satu bulan, Purwanto mampu mengirim 400-500 peti jenazah dari rotan. Harga peti mati rotan bervariatif  mulai Rp 1 juta hingga Rp 3 juta. Harganya juga tergantung dari bahan, kerumitan anyaman hingga finishing.

Peti jenazah yang dibuat mulai buat anak-anak, dewasa, atau orang atau. Untuk ukurannya disesuaikan dengan dengan tinggi orang Eropa, ada yang berukuran 170 sentimeter sampai 2 meter. 

Saat pandemi Covid-19 kemarin, permintaan peti jenazah meningkat hingga 30 persen.

Saat pandemi, Purwanto pernah mengirim sembilan kontainer berisi peti ke luar negeri. Satu kontainer itu berisi sekitar 100 peti jenazah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak