SuaraSurakarta.id - Persis Solo menorehkan hasil mengecewakan di kompetisi Liga 1 2022/2023. Di tiga pertandingan pembuka Liga 1, tim Laskar Sambernyawa harus kalah.
Pada laga pembuka Liga 1, 25 Juli 2022 lalu di Stadion Moch Soebroto Magelang, Persis Solo takluk dari tim sesama promosi, Dewa United dengan skot 2-3.
Di pertandingan kedua melawan Persija Jakarta di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, 31 Juli 2022. Tim kebanggaan wong Solo ini harus mengakui tim Laskar Macan Kemayoran dengan skot 1-2.
Terakhir pada pertandingan ketiga melawan Persikabo 1973 di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (7/8/2022). Tim anak asuhan Jackson F Tiago harus takluk dengan skor 2-0.
Baca Juga:Jan Ethes Mengaku Ingin Menjadi Presiden Seperti Jokowi, Warganet Ramai-ramai Mendoakan
Dengan hatrick kekalahan ini, posisi Persis Solo ada dasar klasemen dan belum meraih poin sama sekali.
Saat dimintai mengomentari soal kondisi Persis Solo saat ini, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menanggapi.
"Takok manajemen. Kalau saya harapannya ketika nanti Persis main di kandang di Stadion Manahan, harapannya bisa tambah semangat lagi dan dapat tiga poin," terang Gibran saat ditemui, Senin (8/8/2022).
Setelah even ASEAN Para Games 2022, lanjut dia, silahkan Stadion Manahan Solo bisa dipakai lagi untuk pertandingan Persis.
Saat laga perdana Liga 1 kemarin, Persis Solo harus menjadi musafir ke Stadion Moch Soebroto untuk menjamu Dewa United. Karena Stadion Manahan Solo dipakai untuk even ASEAN Para Games.
Baca Juga:Persis Solo Babak-belur di 3 Pertandingan Liga 1, Jacksen F Tiago Siap Dipecat
"Silahkan dipakai lagi Stadion Manahan. Event ASEAN Para Games dan lain-lain sudah selesai," ujar kakak kandung pemilik Persis Solo ini.
Putra sulung Presiden Jokowi ini meminta kepada fans Persis Solo untuk tetap bersemangat untuk mendukung dan menyemangati.
Para suporter diminta untuk tetap tenang dan bersabar. Karena perjalanan kompetisi Liga 1 masih panjang.
"Diharapkan para fans Persis Solo tetap bersemangat untuk menyemangati. Tenang wae sik panjang perjalanane," ungkap dia.
Banyak suporter yang meminta dan menuntut agar pelatih Jackson F Tiago dipecat atau mundur, Gibran enggan menanggapi itu.
"Itu sing ngurus Kaesang sama Kevin saja," tandasnya.