facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Asyik Berbuka di Warung Soto, Warga Klaten Dikejutkan Sosok Mengerikan Sepanjang 3 Meter Melintas

Ronald Seger Prabowo Kamis, 07 April 2022 | 14:43 WIB

Asyik Berbuka di Warung Soto, Warga Klaten Dikejutkan Sosok Mengerikan Sepanjang 3 Meter Melintas
Ular piton ditemukan warga saat melintas di sekitar warung soto di Klaten, Selasa (5/4/2022) pukul 18.15 WIB, usai buka puasa. [Timlo.net/dok]

Ular jenis piton dengan panjang 3,6 meter tersebut bisa diamankan di lokasi.

SuaraSurakarta.id - Santap berbuka pada bulan Ramadhan, Selasa (5/4/2022) lalu tak bisa dilupakan warga Dusun Jetis, Desa Klepu, Kecamatan Ceper, Klaten.

Betapa tidak, saat asyik berbuka di sebuah warung sotok batok, warga dikejutkan dengan seekor ular piron sepanjang 3,6 meter melintas.

Sontak saja, melintasnya sosok mengerikan itu langsung membuat warga panik. Beruntung, warga berhasul menangkap saat melintas ke arah lobang air di warung soto tersebut.

“Awal mulanya ular berjalan setelah dari pekarangan warga yang mau masuk lobang yang mengarah ke aliran air yang berada di samping Warung Soto Batok di Dusun Jetis, Desa Klepu, Ceper,” ungkap Parwito, relawan Komunitas Relawan Indonesia (KRI) dilansir dari Timlo.net--jaringan Suara.com, Kamis (7/4/2022).

Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Malang Kamis 7 April 2022

Salah satu warga, Heri, yang mengetahui ada ular besar melintas di jalan, langsung berteriak.

“Sontak mengetahui kalau ada ular, Heri berteriak sambil memanggil warga lain yang berada di seberang jalan yang sedang pada minum di angkringan setelah Salat Maghrib sambil menunggu Salat Tarawih,” ujarnya.

Menurut Parwito, setelah dibantu warga, ular jenis piton dengan panjang 3,6 meter tersebut bisa diamankan di lokasi.

Ular piton kemudian diamankan di rumah warga supaya tidak berkeliaran di pekarangan warga atau meresahkan warga setempat. Rencananya ular akan dilepas ke alamnya.

“Untuk selanjutnya ular mau kita lepaskan lagi ke alamnya yang jauh dari pemukiman warga masyarakat. Agar tidak lagi menganggu atau menyatroni ternak peliharaan warga, terang Parwito.

Baca Juga: Ramadhan di Mesir: Tradisi Maidaturrahman, Buka Puasa Gratis di Jalan Utama Kairo

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait