facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Perkelahian di Diskotek Alcatraz Surabaya, Tangan Seorang Pengunjung Disabet Senjata Tajam

Siswanto Minggu, 20 Februari 2022 | 15:16 WIB

Perkelahian di Diskotek Alcatraz Surabaya, Tangan Seorang Pengunjung Disabet Senjata Tajam
Ilustrasi Penganiayaan [Antara]

Di tempat parkir diskotek, sekitar jam 03.00 WIB, mereka kembali bertemu dan perkelahian tak dapat dihindarkan.

SuaraSurakarta.id - Dua kelompok pengunjung diskotek Alcatraz, Jembatan Merah Plaza, Surabaya, terlibat keributan dan mengakibatkan seorang di antara mereka terluka parah, Minggu (20/2/2022), sekitar pukul 01.00 WIB.

Sesama pengunjung semula saling emosi di dalam diskotek.

Di tempat parkir diskotek, sekitar jam 03.00 WIB, mereka kembali bertemu dan perkelahian tak dapat dihindarkan.

Salah seorang anggota kelompok pengunjung menangkis sabetan senjata tajam.

Baca Juga: Polisi Tetapkan 8 Tersangka Kasus perkelahian Antar Dua Kelompok Pemuda di Beting yang Sempat Viral

Akibatnya, tangan korban terluka parah. “Yang kebacok tangan sebelah kanan, luka parah mas,” ujar seorang saksi.

Ketika korban jatuh, lawan mengeroyoknya, sementara rekan-rekan korban menghindar.

“Temannya langsung lari, meski mengalami luka korban masih sempat dihajar oleh para pelaku. Nggak lama terus pelaku pergi, Setelah pelaku pergi, temannya baru kembali lagi dan membawanya ke RS Dr Soetomo,” ujar saksi.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana mengatakan kasus itu sudah dilaporkan ke polisi dan sekarang sedang dalam penyelidikan.

“Setelah mendapat laporan, anggota mendatangi lokasi dan dari keterangan beberapa saksi korban bersama rekannya terlibat keributan dengan kelompok pengunjung yang tidak dikenal,” kata Mirzal.

Baca Juga: 1 DPO Kasus Perkelahian Antar Kelompok di Beting Akhirnya Menyerahkan Diri

Mirzal menceritakan bagaimana keributan terjadi dan luka parah yang dialami korban.

“Korban juga mengalami kehilangan dompet dan ponsel. Saat ini anggota sedang masih melakukan penyelidikan,” kata Mirzal. [Beritajatim]

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait