Pemkot Solo Bakal Maksimalkan Panel Surya untuk Bangunan Besar, Gibran: Banyak yang Dukung

Sejauh ini sudah mulai banyak perusahaan yang bersedia memberikan dukungan terhadap pemasangan panel surya tersebut terhadap bangunan-bangunan yang ada di Kota Solo.

Ronald Seger Prabowo
Jum'at, 03 Desember 2021 | 21:56 WIB
Pemkot Solo Bakal Maksimalkan Panel Surya untuk Bangunan Besar, Gibran: Banyak yang Dukung
Ilustrasi panel surya lampu jalan. [ANTARA]

SuaraSurakarta.id - Rencana Pemkot Solo memaksimalkan penerapan panel surya di bangunan-bangunan besar mendapat dukungan masyarakat.

Hal itu ditegaskan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

"Ke depan seperti itu, ini kan sesuatu yang baru. Nanti tak bahas lagi dengan Kepala Bappeda," kata Gibran dikuti ANTARA, Jumat (3/12/2021).

Ia mengatakan sejauh ini sudah mulai banyak perusahaan yang bersedia memberikan dukungan terhadap pemasangan panel surya tersebut terhadap bangunan-bangunan yang ada di Kota Solo.

Baca Juga:Gibran Rakabuming Raka: Mobil Dinas untuk Kerja Tok

"Nantilah ke depan, ini kan konsep ramah lingkungan. Ditaruh di atas genteng, (nantinya) ditaruh di pelayanan-pelayanan publik," ujar dia.

Ia memperkirakan nantinya penerapan teknologi panel surya tersebut akan sangat membantu khususnya untuk menekan biaya operasional. Meski demikian, dikatakannya, untuk biaya perawatan tidak murah.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Surakarta Tulus Widajat mengatakan ada syarat berupa persetujuan bangunan gedung (PBG) untuk melengkapi sebuah gedung dengan teknologi panel surya.

"PBG ini merupakan surat pengganti untuk izin mendirikan bangunan (IMB). Ke depan untuk penerbitan PBG sudah mensyaratkan konstruksi untuk bisa dipasang panel surya," ujarnya.

Sedangkan untuk pengurusannya, dikatakannya, bisa dilakukan di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Baca Juga:Gibran Ingatkan ASN Tak Gunakan Mobil Dinas Saat Libur Nataru

Menurut dia, untuk pemasangan panel surya akan menyasar ke bangunan-bangunan yang juga merupakan tempat umum.

"Kalau untuk pemasangan secara rumah tangga perlu mendapat pengecualian karena pemasangannya membutuhkan energi yang besar, makanya lebih menyasar ke tempat ibadah, perkantoran ataupun pertokoan," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini