Dari sejarah atau asal usulnya, awalnya nama yang dipilih bukanlah Solo Baru, tetapi Grogol Indah, Grogol Permai, Sukoharjo Indah, dan Sukoharjo Permai. Tetapi, ketika diputuskan dipilihlah nama Solo Baru.
Setelah diputuskan nama tersebut, masih ada pihak yang menentangnya karena disebut-sebut Solo Baru ingin menyaingi keberadaan Kota Solo.
Di awal berdiri, masyarakat yang tinggal di Solo Baru masih bergantung dengan Kota Solo, mulai dari pekerjaan, belanja, hingga sekolah. Hal ini dikarenakan lokasi Solo dan Solo Baru hanya berdekatan saja.
Karena itu, banyak investor yang tertarik dan ingin membuka usaha di Solo Baru. Mulai dari sarana pendidikan, kesehatan, pertokoan, sarana olahraga, hingga mal.
Baca Juga:Innalillahi... Atap Masjid Besar Nguter Sukoharjo Roboh, Polisi Menduga Ini Penyebbnya
Dengan fasilitas sebanyak itu, Solo Baru kini kian ramai dan banyak dilirik oleh pengusaha yang ingin membuka bisnisnya di sini.
Hingga sekarang, keberadaan Solo Baru bukan hanya menjadi tempat tinggal saja melainkan juga tempat hiburan dan bisnis bagi masyarakat Solo dan sekitarnya.