Gibran Bakal Robohkan Rusunawa Semanggi, Penghuni: Kami Mau Tinggal Di Mana Mas?

Perobohan itu bakal dilanjutkan dengan pembangunan ulang karena bangunan rusunawa dinilai sudah tidak layak untuk dihuni.

Ronald Seger Prabowo
Selasa, 24 Agustus 2021 | 17:45 WIB
Gibran Bakal Robohkan Rusunawa Semanggi, Penghuni: Kami Mau Tinggal Di Mana Mas?
Bangunan Rusunawa Semanggi, Solo yang akan dirobohkan dan dibangun ulang. [Solopos/Nicolous Irawan]

SuaraSurakarta.id - Pemkot Solo melalui wali kota Gibran Rakabuming Raka berencana merobohkan Rusunawa Semanggi di Keluarhan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo.

Perobohan itu bakal dilanjutkan dengan pembangunan ulang karena bangunan rusunawa dinilai sudah tidak layak untuk dihuni dan membahayakan penghuni.

Sontak saja, para penghuni rusun di sisi timur selatan Kota Solo itu resah dan menolak. Mereka bahkan berniat menemui orang nomor satu di Kota Bengawan tersebut.

Salah satu warga, Heru Sutarto (74) menjelaskan alasan dirinya menolak untuk mengosongkan bangunan Rusunawa Semanggi, Solo, karena keluarganya tidak memiliki rumah lain.

Baca Juga:Bersihkan Vandalisme Kritikan Pemerintah di Solo, Gibran: Yang Buat Silakan Ketemu Saya

“Kami dikasih waktu Agustus sampai Desember 2021. Saya pribadi menolak untuk pengosongan rusun,” katanya seperti diwartakan Solopos.com--jaringan Suara.com.

Kondisi bangunan Rusun Semanggi di Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jumat (20/8/2021). [Solopos/Wahyu Prakoso]
Kondisi bangunan Rusun Semanggi di Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jumat (20/8/2021). [Solopos/Wahyu Prakoso]

Selain itu, lanjut Heru, alasan lain penolakan karena bangunan rusunawa itu baru berusia 12 tahun.

Ia mengklaim bangunan rusunawa itu layak dihuni sedikitnya sampai 20 tahun. Ketiga, jangka waktu pembongkaran bangunan hingga pembangunan ulang gedung berisiko merugikan warga penghuni rusunawa. Pengajuan dana hibah pembangunan dua tower dilakukan setelah penghancuran gedung.

Ia memerinci lini masa proyek, yakni pengosongan gedung sampai Desember 2021, penghapusan aset atau penghancuran gedung Januari sampai Juni 2022.

Kemudian pemerataan lahan Juni sampai Desember 2022, pengajuan proposal Januari-Desember 2022, pembangunan Januari sampai September 2023, dan mulai dihuni Juni 2023.

Baca Juga:SMP Al Irsyad Solo Dikabarkan Nekat Gelar PTM, Mobil Dinas Gibran Mau Dipindah?

"Kami khawatir jika proposal tidak disetujui pemerintah pusat padahal bangunan Rusunawa Semanggi Solo sudah kadung diratakan," tuturnya.

Penghuni lain, Didik Wananto (42), mengatakan khawatir dengan informasi pengosongan bangunan Rusunawa Semanggi, Solo. Ia meminta kejelasan mengenai nasib penghuni Rusun Semanggi.

Bapak dua anak yang bekerja sebagai karyawan bengkel tersebut mengaku sulit untuk mencari hunian atau membeli rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak