facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Asrama Haji Donohudan Diserbu Pasien Covid-19, Curhat Warga Sekitar: Ya Deg-degan mas

Ronald Seger Prabowo Senin, 07 Juni 2021 | 18:53 WIB

Asrama Haji Donohudan Diserbu Pasien Covid-19, Curhat Warga Sekitar: Ya Deg-degan mas
Sejumlah pedagang berjualan di depan Asrama Haji Donohudan yang kini menjadi lokasi isolasi warga terkonfirmasi positif Covid-19. [Suara.com/Budi Kusumo]

Terlebih ratusan warga Kabupaten Kudus yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus dikirim ke lokasi itu.

SuaraSurakarta.id - Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, dijadikan karantina terpusat pasien Covid-19 oleh Gubernur Jawa Tengah.

Terlebih ratusan warga Kabupaten Kudus yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus dikirim ke lokasi itu.

Hal tersebut membuat warga dan pedagang jajanan makanan yang berada di lokasi depan Asrama Haji Donohudan deg-degan. Selain itu, mereka juga merasa takut jika ikut terpapar. Pasalnya, banyak pasien dari Kudus.

"Ya takutlah mas, apalagi saat ini banyak pasien dari kudus yang rencananya akan dibawa ke sini (Asrama Haji)," ungkap Dwi Hastuti, warga Donohudan kepada SuaraSurakarta.id, Senin (7/6/2021).

Baca Juga: Ngeri! Covid-19 di Kudus Meledak, Limbah Rapid Test Berserakan di Tempat Umum

Dwi yang sudah satu tahunan jualan makanan cilok tersebut, mengaku baru kali ini mereka jualan dengan rasa yang was-was.

Pasalnya, semenjak Asrama Haji Donohudan dijadikan tempat karantina pasien Covid-19, Dwi dan suaminya kini menjadi takut.

"Pasti deg-degan dan takut terpapar Covid-19 mas. Karena saya tidak tahu mas, jenis penularannya melewati apa," paparnya.

Selain Dwi, curhatan yang sama juga dilontarkan oleh Denis, penjual Bakso gandum.

Denis mengaku awalnya biasa saja. Namun, setelah ada banyak pasien Covid-19 dari Kudus tersebut dirinya menjadi sedikit takut.

Baca Juga: Anies Teken Kepgub Lokasi Isolasi Pasien Covid-19 di DKI, Ini Daftarnya

"Kalau yang awal dulu memang sudah ada pasien covid yang dikarantina mas. Cuman kan tidak sebanyak yang dari Kudus ini. Meski takut, tapi ya bagaimana lagi kita di sini juga berjualan menyambung hidup," tuturnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait