Ada pengalaman menarik saat mau berangkat mengaji, pas perjalanan dari basecamp di sekitar terminal tiba-tiba ada yang nyantol. Karena dari awal sudah niat mau mengaji tetap mengambil order dengan memakai estimasi waktu sampai tujuan lalu ke tempat ngaji.
Lanjut dia, untung saja orderannya dekat beli pakan burung di Pasar Depok sedangkan kirimannya di Lorin Residance. Kalau estimasi waktu 15 menit cukup, ternyata di luar dugaan barangnya empat kardus.
"Estimasi saya melenceng dan itu sering terjadi tidak hanya saya saja teman-teman juga, pernah juga menolak. Tetap berangkat mengaji walaupun sampai lokasi sudah telat karena sudah niat. Ngaji di sini 1, 5 jam tiap Senin dan Kamis," kata dia.
Lewat Bang Ojol Mengaji ini juga bisa kenal dengan Ojol lainnya di satu perusahaan atau perusahaan lain. "Yang ikut ngaji ini berbagai Ojol dan umur. Jadi ada yang muda, ada juga yang tua berbaur jadi satu, yang tua saja mau belajar masak saya yang muda tidak mau belajar" ucapnya.
Baca Juga:Untuk Pemburu Menu Buka Puasa, Ini Tujuh Titik Penjual Takjil di Kota Solo
Sementara itu penggagas Bang Ojol Mengaji, Adjie Atmodiwiryo mengatakan program Bang Ojol Mengaji ini didasari karena pengemudi ojol banyak waktu senggang disela-sela menunggu penumpang.
"Kebetulan di depan kantor kami ada pangkalan ojol. Kami melihat setiap hari pas waktu salat banyak waktu nganggur, akhirnya mereka kita ajak untuk program positif ini," terangnya.
Adjie menambahkan, rumah tahfidz khusus bang ojol ini dilaunching 9 Maret 2021. Animonya cukup bagus, banyak pengemudi ojol mendaftar untuk belajar mengaji.
"Awal itu ada 29 ojol yang mendaftar, kita promosinya itu lewat medsos dan getok tular saja. Sistemnya kita buat dua kelas, yakni tahsin yang sudah bisa membaca al quran dan kelas iqro yang belum bisa membaca," tuturnya.
Karena yang daftar semakin banyak, akhirnya buka satu tempat yakni di daerah Penumping untuk menyasar ojol di Solo Selatan. Sedangkan di Banyuanyar untuk menyasar ojol di Solo Utara.
Baca Juga:Pesan Nasi Goreng, Wanita Ini Beri Kejutan Menyentuh untuk Driver Ojol
"Pelaksanaannya itu seminggu dua kali, Senin dan Kamis di Banyuanyar serta Selasa dan Sabtu di Penumping. Setiap pertemuan 1,5 jam dengan 12-15 ojol dan mereka gratis karena yang penting mereka mau ngaji," tandas dia.