alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gunakan Mobil Bekas, Kendaraan Dinas Gibran Kalah Jauh dari 2 Bupati Ini

Ronald Seger Prabowo Kamis, 18 Februari 2021 | 17:45 WIB

Gunakan Mobil Bekas, Kendaraan Dinas Gibran Kalah Jauh dari 2 Bupati Ini
Mobil Toyota Camry keluaran tahun 2012 yang bakal jadi mobil dinas Gibran Rakabuming Raka sebagai Wali Kota Solo. [Suara.com/dok]

Wali Kota Solo terpilih, Gibran Rakabuming Raka bakal menggunakan mobil Toyota Camry warna hitam keluaran tahun 2012 sebagai kendaraan dinas.

SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo terpilih, Gibran Rakabuming Raka bakal menggunakan mobil Toyota Camry warna hitam keluaran tahun 2012 sebagai kendaraan dinas.

Mobil itu bekas digunakan wali kota sebelumnya, FX Hadi Rudyatmo selama menjabat orang nomor satu di Kota Bengawan.

Ada fakta unik nan menggelitik dari mobil dinas yang bakal digunakan putra sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Mobil dinas itu ternyata kalah jauh dibanding kendaraan dinas Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Bupati Wonogiri, Joko Sutopo.

Dilansir dari Solopos.com--jaringan Suara.com, Bupati Juliyatmono selama ini mengendarai Jeep Wrangler Rubicon pengadaan 2019. Harga Jeep Wrangler Rubicon mencapai Rp 1,9 miliar.

Baca Juga: Wali Kota Baru Identik dengan Mobil Baru, Bagaimana Gibran Rakabuming Raka?

Sementara, bupati Joko Sutopo mengendarai Land Cruiser Prado keluaran 2016. Harga second mobil ini masih tinggi, yaitu Rp 850 juta hingga Rp  1,1 miliar.

Bandingkan dengan mobil dinas Gibran nanti. Dalam pasaran, mobil berwarna hitam itu di kisaran Rp 200 jutaan.

Bahkan politikus senior PDI Perjuangan Solo, Honda Hendarto, mengakui mobdin yang selama ini dipakai Wali Kota Solo kalah jauh bila dibandingkan kepala daerah lain.

"Itu kalau dijual sekarang paling hanya Rp150 juta sampai Rp 170 juta. Jika tidak salah harga barunya Rp400 jutaan," ujarnya, Kamis (18/2/2021).

Honda mengatakan sebenarnya Pemkot Solo beberapa kali ingin mengganti mobdin Wali Kota dengan yang baru. Sebab menurut keterangan sopir Wali Kota, beberapa kali mobdin itu mengalami mogok.

Baca Juga: Momen Haru Rudy-Purnomo Tinggalkan Balai Kota Solo Naik Bus Umum

"Seingat saya dua kali coba diajukan anggaran untuk penggantian mobdin. Karena menurut sopir Pak Rudy, mobdin sering rewel, beberapa kali mogok. Tapi Pak Rudy menolak," urainya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait