Gusti Moeng Sebut Kondisi Keraton Solo Seperti Pemakaman

Gusti Moeng mengklaim kondisi Keraton Solo, khususnya di Keputren tempat mereka terkunci, tak terawat. Ia menggambarkan kondisi keraton tak ubahnya pemakaman.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Sabtu, 13 Februari 2021 | 19:33 WIB
Gusti Moeng Sebut Kondisi Keraton Solo Seperti Pemakaman
GKR Timoer atau akrab disapa Gusti Rumbai dipeluk sang anak usai keluar dari kompleks Keraton Kasunanan Surakarta atau Keraton Solo, melalui pintu Kori Kamandungan, Sabtu (13/2/2021). [Foto:Suara.com/Budi Kusuma]

SuaraSurakarta.id - Konflik Keraton Solo atau Keraton Kasunanan Surakarta memanas, pasca geger 'kisah putri terkurung', mulai Kamis lalu (11/2/2021).

Kubu GKR Timoer Rumbai dan GKR Wandasari Koes Murtiyah atau Gusti Moeng menuding Raja Keraton Kasunanan Surakarta Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan Pakubowono (PB) XIII tak mampu mengurus keraton.

Bahkan, Gusti Moeng mengklaim kondisi Keraton Solo, khususnya di Keputren tempat mereka terkunci, tak terawat. Ia menggambarkan kondisi keraton tak ubahnya pemakaman.

“Sangat trenyuh melihat keputren tempat tinggal kita, dari lahir hingga umur 34 tahun saya menikah. Luar biasa, seperti njaratan (pemakaman). Rosone miris lihat itu,” kata Gusti Moeng, Sabtu (13/2/2021).

Baca Juga:Konflik Keraton Solo, Gusti Moeng: Kami Ingin Menyelamatkan Sinuhun

“Bangunan-bangunan sungguh memprihatinkan, apalagi ini musim hujan, dan saya lihat banyak sekali ruangan-ruangan tempat tinggal kita hancur,” imbuhnya.

Dia menambahkan, bersama Timoer, penari, dan sentono, selama tiga hari dua malam terkurung, bisa menjadi saksi ketidakmampuan Raja Keraton Kasunanan Surakarta Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan Pakubowono (PB)  XIII dalam mengurus keraton.

"Selama (terkunci) di dalam saya prihatin dengan kondisi keputren yang memprihatinkan," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, suasana Keraton Kasunan Surakarta memanas setelah Gusti Moeng, Gusti Timoer, para penari dan sentono 'terkurung' dari luar kompleks keraton, sejak Kamis (11/2/2021).

"Tidak mungkin kalau kami mengurung diri," sambung Gusti Moeng.

Baca Juga:Putri Raja Solo PB XIII Akhirnya Bisa Keluar dari Keraton


Sementara pihak PB XIII melalui Kanjeng Pangeran (KP) Dhani Nuradiningrat selaku Wakil Pengageng Sanono Wilopo, membantah tudingan bahwa pihaknya yang mengunci dari luar, pada konferensi persnya, Jumat malam (12/2/2021). Ia menegaskan bahwa pintu selalu terbuka untuk kedua gusti dan sentono jika ingin keluar. 

Kontributor: Budi Kusumo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak