Kenali Bentuk dan Penyebab Munculnya Luka Bekas Jerawat

Dikatakan dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Ni Nyoman Tri Priliawati. Sl. KK, setidaknya ada tiga bentuk luka bekas jerawat.

Risna Halidi | Lilis Varwati
Jum'at, 15 Januari 2021 | 15:58 WIB
Kenali Bentuk dan Penyebab Munculnya Luka Bekas Jerawat
Ilustrasi: luka bekas jerawat

SuaraSurakarta.id - Berbagai cara dilakukan untuk mencegah munculnya luka bekas jerawat. Luka bekas jerawat atau acne scar sendiri bisa menjadi permanen dan mengganggu tampilan visual seseorang.

Tapi tahukah kamu, kamu bisa mencegah munculnya luka bekas jerawat?

Dikatakan dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Ni Nyoman Tri Priliawati. Sl. KK, setidaknya ada tiga bentuk luka bekas jerawat.

Pertama adalah bekas jerawat yang berbentuk bercak merah atau merah muda di kulit. Kedua adalah Post Inflammatory Erythema atau PIE, bercak yang berwarna coklat atau kehitaman. Dan yang ketiga adalah Post Inflammatory Hyperpigmentation atau PIH.

Baca Juga:Jarang Disadari, 5 Kebiasaan Sepele Ini Ganggu Kesehatan Kulit

"PIH itu ada bentuknya bopeng, bolong atau malah menonjol ke atas sebutnya acne scar," jelas dokter Tri dikutip dari IGTV Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski), Kamis (14/1/2021).

Secara umum, luka bekas jerawat terjadi akibat peradangan atau inflamasi. Peradangan itu yang pada akhirnya akan memengaruhi bentuk luka bekas jerawat.

Misal, bekas jerawat yang berwana kemerahan terjadi karena pembuluh darah yang melebar di sekitar kulit. 

"Jadi saat terjadi peradangan jerawat, pembuluh darah ikut melebar. Kemudian bisa dari faktor memencet jerawat atau terkena sinar matahari," jelasnya.

Proses alami peradangan akibat jerawat juga dapat berdampak pada meningkatnya produksi melanin pada kulit. Melanin merupakan sel yang meningkatan warna lebih gelap pada kulit. 

Baca Juga:10 Manfaat Daun Sirih bagi Kesehatan

Orang dengan produksi melanin berlebih, secara otomatis akan menyebabkan bercak kecokelatan pada bekas jerawat.

Sementara bekas jerawat seperti bopeng terjadi karena kebiasaan sering dipencet. Menurut dokter Tri, memencet jerawat jadi kebiasaan paling sering dilakukan banyak orang.

Padahal hal itu berisiko menyebabkan bekas jerawat tambah meradang. Faktor itu pula yang jadi penyebab bekas jerawat jadi bopeng di kulit. 

"Bentuk bopeng itu saat peradangan pasiennya suka pencet-pencet. Mungkin ada gatal, garis jadi suka dipegang-pegang, dan juga facial. Dikira bagus kalau facial pas jerawat, ternyata itu bisa menyebabkan bekas jerawat jadi scar," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini