- Seorang siswa SMP Negeri 2 Sumberlawang berinisial WA meninggal dunia setelah terlibat perkelahian dengan rekan sekolahnya pada 7 April 2026.
- Insiden di kamar mandi sekolah tersebut dipicu oleh aksi saling ejek spontan antar kedua siswa kelas 8 tersebut.
- Kepolisian dan Disdikbud Kabupaten Sragen sedang melakukan penyelidikan intensif serta menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab kematian korban.
Setelah kejadian, korban langsung dibawa ke Puskesmas Sumberlawang.
Karena kondisi yang kritis, korban kemudian dirujuk ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
Namun, korban dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis. Saat ini, jenazah masih berada di rumah sakit untuk proses visum.
5. Disdikbud Sragen turun tangan, kronologi masih simpang siur
Kasus ini kini juga ditelusuri oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen.
Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Bidang SMP Disdikbud Sragen, Yuni Susilawati, menyatakan bahwa pihaknya masih mengumpulkan informasi di lokasi kejadian.
Ia menyebut kronologi kejadian masih belum jelas dan membutuhkan pendalaman lebih lanjut.
“Kami datang ke sini juga sedang dalam rangka mencari kronologi kejadian. Kami juga belum jelas kronologisnya, akhirnya nanti menunggu sampai hasil visum dari polisi keluar,” ujar Yuni kepada publik.
Ia juga menegaskan bahwa insiden tersebut melibatkan sesama siswa kelas 8 dan tidak ada keterlibatan guru dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga: 7 Fakta Viral Ayah Aniaya Anak di Sragen, Alasannya Bikin Publik Marah!
Saat kejadian, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung, bahkan sebagian siswa sedang menjalani Tes Kemampuan Akademik (TKA).
6. Polisi lakukan penyelidikan, tunggu hasil visum
Pihak kepolisian melalui Kapolsek Sumberlawang, Sudarmaji, membenarkan kejadian tersebut.
Korban sempat dibawa ke RSUD dan kini berada di kamar jenazah untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, tim Satreskrim Polres Sragen yang dipimpin oleh Catur Agus Yudo Praseno masih melakukan penyelidikan.
Penyelidikan mencakup pengumpulan keterangan dari saksi, pihak sekolah, serta menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab kematian secara pasti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak
-
Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele
-
Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!
-
Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum
-
Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar