- Seorang ayah di Kismantoro, Wonogiri, memergoki anak perempuannya bersama remaja laki-laki di dalam kamar pada Senin (23/3/2026).
- Setelah sempat kabur, kedua remaja tersebut ditemukan warga di wilayah Kabupaten Pacitan beberapa jam setelah kejadian berlangsung.
- Keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Wonogiri karena pihak laki-laki tidak menunjukkan itikad baik untuk bertanggung jawab.
SuaraSurakarta.id - Kasus yang melibatkan dua remaja berusia 14 tahun di Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri, menghebohkan warga setempat. Peristiwa ini bermula dari kecurigaan seorang ayah yang memergoki anak perempuannya berada di dalam kamar bersama seorang anak laki-laki, hingga berujung laporan ke pihak kepolisian.
Berikut 7 fakta penting yang merangkum kronologi kejadian tersebut secara naratif:
1. Bermula dari Kecurigaan Seorang Ayah
Peristiwa ini terjadi pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, ayah dari remaja perempuan berinisial AR (14) baru saja pulang dari rumah tetangganya dan melihat sesuatu yang mencurigakan.
Ia menemukan sepeda motor terparkir sekitar 400 meter dari rumahnya, yang bukan milik keluarga.
2. Temuan Sandal Pria di Depan Kamar
Kecurigaan semakin kuat ketika sang ayah mendapati sandal pria di depan kamar anaknya. Ia kemudian membangunkan istrinya dan bersama-sama mencoba memastikan kondisi di dalam kamar.
“Pintunya diketuk, tapi tidak dibuka. Akhirnya pintunya didobrak," jelas Kasatreskrim Polres Wonogiri, Agung Sedewo
3. Anak Laki-laki Sempat Kabur
Baca Juga: Ahmad Luthfi Percepat Recovery dan Bangun Sarpras Darurat Pascakebakaran Pasar Wonogiri
Saat pintu berhasil dibuka, anak laki-laki berinisial AP (14) langsung melarikan diri. Sang ayah sempat melakukan pengejaran, namun pelaku berhasil menghilang.
“Saat itu, anak laki-laki melarikan diri. Sempat dikejar, tetapi kehilangan jejak," sambungnya.
4. Pelaku Kembali dan Mengajak Korban Pergi
Tak disangka, setelah kejadian tersebut, AP kembali lagi ke rumah korban. Ia kemudian mengajak AR pergi tanpa sepengetahuan keluarga.
Peristiwa ini membuat keluarga korban semakin panik dan langsung melakukan pencarian.
5. Warga Turut Lakukan Pencarian
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
-
Listyo Diberhentikan, Suyudi Dilantik Prabowo Siang Ini Jadi Kapolri Baru Usai Disetujui DPR
-
Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
Terkini
-
Haul Habib Ali Diprediksi Dihadiri Ribuan Jamaah, 480 Personel Disiagakan
-
Usai Tunjukan KTA, Jokowi Tegaskan Serius Besarkan PSI
-
Jokowi Buka Suara Soal Penunjukan Komjen Suyudi Gantikan Listyo Sigit: Sudah Saatnya!
-
Saksi Hidup G30S Bongkar Peran Karno Gejik, Eksekutor PKI yang Catat Daftar Nama Warga untuk Dibunuh
-
Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!