Budi Arista Romadhoni
Rabu, 01 April 2026 | 13:14 WIB
Ilustrasi dua remaja berusia 14 tahun di Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri kabur dari rumahnya. [Dok Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Seorang ayah di Kismantoro, Wonogiri, memergoki anak perempuannya bersama remaja laki-laki di dalam kamar pada Senin (23/3/2026).
  • Setelah sempat kabur, kedua remaja tersebut ditemukan warga di wilayah Kabupaten Pacitan beberapa jam setelah kejadian berlangsung.
  • Keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Wonogiri karena pihak laki-laki tidak menunjukkan itikad baik untuk bertanggung jawab.

SuaraSurakarta.id - Kasus yang melibatkan dua remaja berusia 14 tahun di Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri, menghebohkan warga setempat. Peristiwa ini bermula dari kecurigaan seorang ayah yang memergoki anak perempuannya berada di dalam kamar bersama seorang anak laki-laki, hingga berujung laporan ke pihak kepolisian.

Berikut 7 fakta penting yang merangkum kronologi kejadian tersebut secara naratif:

1. Bermula dari Kecurigaan Seorang Ayah

Peristiwa ini terjadi pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, ayah dari remaja perempuan berinisial AR (14) baru saja pulang dari rumah tetangganya dan melihat sesuatu yang mencurigakan.

Ia menemukan sepeda motor terparkir sekitar 400 meter dari rumahnya, yang bukan milik keluarga.

2. Temuan Sandal Pria di Depan Kamar

Kecurigaan semakin kuat ketika sang ayah mendapati sandal pria di depan kamar anaknya. Ia kemudian membangunkan istrinya dan bersama-sama mencoba memastikan kondisi di dalam kamar.

“Pintunya diketuk, tapi tidak dibuka. Akhirnya pintunya didobrak," jelas Kasatreskrim Polres Wonogiri, Agung Sedewo

3. Anak Laki-laki Sempat Kabur

Baca Juga: Ahmad Luthfi Percepat Recovery dan Bangun Sarpras Darurat Pascakebakaran Pasar Wonogiri

Saat pintu berhasil dibuka, anak laki-laki berinisial AP (14) langsung melarikan diri. Sang ayah sempat melakukan pengejaran, namun pelaku berhasil menghilang.

“Saat itu, anak laki-laki melarikan diri. Sempat dikejar, tetapi kehilangan jejak," sambungnya.

4. Pelaku Kembali dan Mengajak Korban Pergi

Tak disangka, setelah kejadian tersebut, AP kembali lagi ke rumah korban. Ia kemudian mengajak AR pergi tanpa sepengetahuan keluarga.

Peristiwa ini membuat keluarga korban semakin panik dan langsung melakukan pencarian.

5. Warga Turut Lakukan Pencarian

Load More