- Seorang ayah di Kismantoro, Wonogiri, memergoki anak perempuannya bersama remaja laki-laki di dalam kamar pada Senin (23/3/2026).
- Setelah sempat kabur, kedua remaja tersebut ditemukan warga di wilayah Kabupaten Pacitan beberapa jam setelah kejadian berlangsung.
- Keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Wonogiri karena pihak laki-laki tidak menunjukkan itikad baik untuk bertanggung jawab.
Ayah korban tidak tinggal diam. Ia segera berkoordinasi dengan ketua RT, RW, serta warga sekitar untuk mencari keberadaan kedua remaja tersebut.
Pencarian dilakukan secara bersama-sama di sejumlah titik yang diduga menjadi tujuan mereka.
6. Ditemukan di Pacitan Beberapa Jam Kemudian
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil sekitar pukul 10.00 WIB. Keduanya ditemukan berada di pinggir jalan wilayah Desa Jeruk, Kabupaten Pacitan.
“Oleh pelapor, keduanya diajak pulang," tuturnya.
Kondisi ini mengakhiri pencarian yang berlangsung selama beberapa jam.
7. Kasus Berlanjut ke Ranah Hukum
Keesokan harinya, keluarga pihak laki-laki dinilai tidak menunjukkan itikad baik untuk datang ke rumah korban. Hal ini membuat keluarga AR memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
Kasatreskrim Polres Wonogiri, Agung Sedewo, menegaskan bahwa kasus ini telah ditindaklanjuti.
Baca Juga: Ahmad Luthfi Percepat Recovery dan Bangun Sarpras Darurat Pascakebakaran Pasar Wonogiri
“Sudah kami tindak lanjuti terkait hal ini. Inisial AP statusnya anak sebagai pelaku.”
Dari hasil penyelidikan awal, AP dijerat dengan Pasal 81 UU Perlindungan Anak serta pasal terkait dalam KUHP dan Sistem Peradilan Pidana Anak.
Dalam proses penyelidikan, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan anak di bawah umur dan menyangkut perlindungan anak. Aparat menegaskan bahwa proses hukum akan tetap berjalan dengan mempertimbangkan aturan khusus bagi anak.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama di usia remaja yang rentan terhadap pengaruh lingkungan.
Kontributor : Dinar Oktarini
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Bertemu Dubes Iran, Jokowi Akui Bahas Banyak Hal, Termasuk Lobi-lobi soal Penutupan Selat Hormuz?
-
Jokowi Jamu Hidangan Spesial untuk Dubes Iran, Ada Gulai Kambing, Lontong Sayur hingga Nasi Goreng
-
Tak Lagi Menjabat, Jokowi Masih Jadi Sosok Sentral? Dubes Iran Ungkap Alasannya
-
Bertemu Jokowi, Dubes Iran Sampaikan Situasi Terkini Perang dan Harapan Perdamaian
-
Terungkap! Kasus Remaja 14 Tahun di Wonogiri, Sempat Kabur hingga Ditemukan di Pacitan