Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 06 Maret 2026 | 06:45 WIB
Tragedi yang merenggut nyawa seorang pemuda tersengat listrik. [Dok Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Seorang pemuda (AB, 18) meninggal tersengat listrik dari tiang merkuri di Gunung Belah, Wonogiri, Rabu (4/3/2026) malam.
  • Korban tersengat setelah jatuh dekat tiang merkuri saat duduk bersama teman yang juga sempat tersengat saat hendak menolong.
  • Meskipun dilarikan ke rumah sakit, korban meninggal; pihak kepolisian belum memberikan konfirmasi resmi mengenai insiden tersebut.

SuaraSurakarta.id - Sebuah tragedi memilukan terjadi di pinggir jalan Gunung Belah, Kelurahan Wuryorejo, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, yang merenggut nyawa seorang pemuda.

Insiden yang terjadi pada malam hari ini meninggalkan duka mendalam, serta menjadi peringatan akan bahaya yang mungkin tersembunyi di sekitar kita. Berikut adalah tujuh fakta yang perlu Anda ketahui mengenai peristiwa yang menimpa korban tersebut.

1. Korban Tersengat Listrik dari Tiang Merkuri

Pada Rabu malam, 4 Maret 2026, seorang pemuda berinisial AB (18) meninggal dunia setelah diduga tersengat listrik dari tiang merkuri yang berada di pinggir jalan Gunung Belah. Insiden ini terjadi sekitar pukul 22.34 WIB.

Kejadian ini membuat korban mengalami kejang-kejang yang disebabkan oleh aliran listrik dari tiang merkuri yang terpasang di sana. Kejadian ini menjadi sangat mengerikan karena korban tidak hanya terluka, namun juga kehilangan nyawanya setelah tersengat aliran listrik yang kuat.

2. Korban Sedang Duduk Bersama Temannya

Menurut informasi yang dihimpun dari @icssukoharjo di lokasi kejadian, korban bersama temannya sedang duduk di pembatas jalan menikmati pemandangan malam.

Saat itu, korban tiba-tiba terjatuh ke belakang dan berada sangat dekat dengan tiang merkuri yang berpotensi menjadi sumber aliran listrik tersebut. Mereka berdua tampaknya tidak menyadari bahwa berada terlalu dekat dengan tiang tersebut bisa berbahaya, mengingat tiang merkuri tersebut mengandung aliran listrik.

3. Korban Mengalami Kejang-kejang

Baca Juga: Bukan Main! 8 Pelajar Bawa Bom Molotov, Diduga Ingin Serang Gedung DPRD Wonogiri

Setelah terjatuh dekat tiang merkuri, korban langsung mengalami kejang-kejang. Diduga kuat, tangannya tersengat aliran listrik yang mengalir dari tiang tersebut.

Kejadian ini cukup mengerikan, mengingat korban tiba-tiba kehilangan kesadaran dan menderita kejang-kejang yang membuat kondisi semakin kritis.

Kejang-kejang tersebut menandakan bahwa aliran listrik cukup kuat, dan tubuh korban tidak mampu menahan dampaknya. Situasi tersebut tentu membuat temannya panik, yang pada akhirnya berusaha memberikan pertolongan secepat mungkin.

4. Teman Korban Mencoba Membantu Tapi Tersengat Listrik

Teman korban yang berada di lokasi kejadian berusaha untuk menolong dengan memegang kaki korban, namun ia merasakan ada aliran listrik yang mengalir saat menyentuh tubuh korban.

Merasa khawatir akan keselamatannya, teman korban akhirnya melepaskan pegangannya. Ini menunjukkan betapa berbahayanya tiang merkuri tersebut, yang ternyata menyalurkan aliran listrik yang cukup kuat. Dalam situasi darurat seperti ini, teman korban tidak bisa melakukan banyak hal, kecuali berusaha mencari bantuan lain.

Load More