- Dua kubu Keraton Kasunanan Surakarta, LDA dan PB XIV Purboyo, menggelar kirab malam selikuran pada Senin, 9 Maret 2026.
- Masing-masing kubu melaksanakan kirab dengan rute berbeda; LDA menuju Masjid Agung dan PB XIV menuju Taman Sriwedari.
- Kirab melibatkan ratusan abdi dalem membawa lampion dan tumpeng sewu untuk dibagikan sebagai bagian syiar Islam.
"Ya utamanya tumpeng sewu. Tumpeng sewu kalau nggak salah dibawa di dalam delapan apa namanya ancak. Delapan itu kan bagi budaya Jawa juga mempunyai nilai falsafah tersendiri ya semua diketahui," ungkapnya.
Sementara itu dari kubu PB XIV Purboyo, KGPH Dipokusumo mengatakan makna malam selikuran itu adalah bagaimana tata cara upacara keraton dalam rangka syiar agama Islam. Khususnya dalam hal ini kaitannya dengan turunan lailatul qadar.
"Tata cara upacara ini awalnya dari keraton menuju Masjid Agung dengan diiringi beberapa thing atau lampu-lampu gantung tradisional. Namun kemudian acara ini dialihkan atau dipindah oleh PB X ke Taman Sriwedari sampai sekarang ini," ungkap dia.
Dipokusumo menjelaskan maknanya karena waktu itu, pertama di alun-alun keraton sudah ada semacam sekaten. Nah, untuk menghidupkan Bon Rojo Sriwedari maka setiap tanggal 21-30 bulan ramadhan diadakan malam selikuran dengan dimeriahkan pasar malam.
"Disamping itu untuk menarik para pengunjung hadir di sana diadakan semacam lampu. Itu di menara ada lampu yang memutar," jelasnya
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kantor dan Gudang Baru JNE di Solo Perkuat Kapabilitas Digital hingga Dorong Pengembangan UMKM
-
Duh! Gara-gara Harga Aspal Naik, Sejumlah Proyek Jalan di Solo Tertunda
-
Viral Dosen UNS Lecehkan Perempuan di Kereta, Sanksi Cuma dapat Teguran Tertulis?
-
Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi
-
Dari Dapur MBG, Santri Yatim Ini Bisa Menopang Ekonomi Keluarga