- Taruna Akpol Angkatan 60 melaksanakan bakti sosial di Panti Jompo Aisyiyah, Solo, pada Jumat, 12 Juni 2026 pagi.
- Kegiatan dalam rangka latihan kerja Polresta Solo ini diisi dengan pemberian paket sembako kepada para penghuni panti.
- Kunjungan tersebut bertujuan memupuk kepedulian sosial, rasa hormat, serta mendekatkan hubungan antara anggota Polri dan masyarakat luas.
SuaraSurakarta.id - Kepedulian terhadap sesama terus ditanamkan kepada para Taruna Akademi Kepolisian (AKPOL) sejak dini.
Hal tersebut tercermin dari kegiatan bakti sosial yang dilakukan Taruna AKPOL Tingkat I Angkatan 60 Batalyon Manggala Satya dengan mengunjungi Panti Jompo Aisyiyah, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarasi, Solo, Jumat (12/6/2026) pagi, sekaligus dalam rangka latihan kerja (Latja) di Polresta Solo.
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut menjadi momen berharga bagi para taruna dan penghuni panti.
Selain menyerahkan paket sembako dan kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng hingga susu, para taruna juga meluangkan waktu untuk berbincang, mendengarkan cerita, serta memberikan perhatian kepada para lansia yang tinggal di panti tersebut.
Suasana haru dan kebersamaan begitu terasa selama kegiatan berlangsung. Kehadiran para taruna disambut dengan senyum dan rasa bahagia oleh para penghuni panti yang merasa diperhatikan dan dihargai.
"Kami telah melaksanakan kegiatan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian kami sebagai Taruna Akpol kepada masyarakat, khususnya kepada lansia di panti ini," kata Cheva Achmad, selaku komandan kelompok Latja tersebut.
Cheva menambahkan, kegiatan itu cukup berkesan bagi seluruh taruna yang hadir, karena bisa sharing dan mendegarkan kisah-kisah lansia yang berada di panti tersebut.
"Juga mengajarkan kita lebih bersyukur dengan menghormati orang yang lebih tua. Kami berharap kegiatan ini bisa bermanfaat bagi lansia dan menginspirasi generasi muda agar peduli ke masyarakat. Serta mengajarkan kita, tugas sebagai anggota Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban tapi juga hadir di masyarakat," jelas dia.
Sementara salah satu taruna, Fasya Fernanda menambahkan lewat kegiatan berbagi itu para taruna juga belajar tentang nilai-nilai kemanusiaan, rasa hormat, dan pentingnya kepedulian terhadap kelompok lansia di masyarakat.
"Karena berbagi bukan tentang menunggu berkelebihan harta, melainkan tentang ketulusan hati untuk meringankan beban sesama," ungkap dia yang mengutip dari filosofi kepemimpinan yang disampaikan, dipesankan dan selalu ditekankan Gubernur Akademi Kepolisian (AKPOL) Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, yang menekankan pentingnya ketulusan, kepedulian sosial dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
Pengurus Panti Jompo Aisyiyah, Agus Setiawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan serta bantuan yang diberikan.
Selain membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari penghuni panti, kegiatan tersebut juga memberikan kebahagiaan tersendiri bagi para lansia yang merasa terhibur dengan kehadiran para taruna.
"Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Kehadiran para taruna membawa suasana baru dan memberikan semangat bagi para penghuni panti," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya