- Kecelakaan terjadi Senin (9/3/2026) pukul 04.30 WIB di Tawangmangu, Karanganyar, saat motor menabrak tembok SPPG.
- Sepeda motor Honda Vario yang membawa satu keluarga berisi empat orang diduga hilang kendali di jalan menurun.
- Dua korban, ayah (Anton Purnomo) dan anak (Hazard Bondan Purnomo), meninggal dunia saat perawatan medis.
SuaraSurakarta.id - Subuh yang biasanya tenang di kawasan lereng pegunungan Tawangmangu berubah menjadi kabar duka. Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.
Sebuah sepeda motor Honda Vario yang membawa satu keluarga menabrak tembok bangunan SPPG Tawangmangu. Insiden tersebut berujung tragis karena dua orang korban, yakni seorang ayah dan anak, meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis.
Berikut tujuh fakta terkait kecelakaan maut yang terjadi di Tawangmangu tersebut.
1. Terjadi Saat Subuh di Kawasan Lereng Tawangmangu
Peristiwa kecelakaan terjadi pada Senin dini hari sekitar pukul 04.30 WIB di wilayah Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Waktu kejadian yang masih sangat pagi membuat suasana jalan relatif sepi.
Lokasi kecelakaan berada di ruas jalan yang dikenal memiliki kontur menurun serta tikungan tajam. Kondisi geografis kawasan lereng pegunungan seperti di Tawangmangu memang membuat sejumlah ruas jalan memiliki tingkat risiko kecelakaan yang cukup tinggi, terutama pada malam hingga dini hari.
2. Motor Honda Vario Menabrak Tembok Bangunan
Kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi AD-5993-ZA. Motor tersebut dilaporkan menghantam tembok bangunan SPPG Tawangmangu dengan cukup keras.
Benturan tersebut menyebabkan seluruh penumpang yang berada di atas motor mengalami luka-luka. Kerusakan pada kendaraan juga cukup parah akibat tabrakan langsung dengan tembok bangunan.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Tawangmangu, Polisi Tetapkan Sopir Minibus Sebagai Tersangka
3. Motor Membawa Empat Orang Sekaligus
Saat kejadian, sepeda motor tersebut dikendarai oleh Anton Purnomo (44). Ia membonceng tiga orang penumpang sekaligus.
Penumpang tersebut adalah Muhammad Ridwan Purnomo (8), Hazard Bondan Purnomo (11), serta Endang Sumiyatun (43). Dengan demikian total terdapat empat orang yang berada di atas satu sepeda motor saat kecelakaan terjadi.
Keempat korban diketahui merupakan satu keluarga yang berasal dari Kampung Sewu RT 005 RW 005, Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.
4. Diduga Kehilangan Kendali di Jalan Menurun
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kecelakaan diduga terjadi karena pengendara kehilangan kendali saat melintas di jalan yang menurun dan berbelok ke kiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar
-
Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK