- Satlantas Polresta Solo menggelar sosialisasi tertib lalu lintas bersama komunitas motor di Laweyan pada Kamis, 11 Juni 2026.
- Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara serta mendorong anggota komunitas menjadi teladan tertib berlalu lintas bagi masyarakat.
- Operasi sebelumnya menjaring 120 pelanggar knalpot brong, mayoritas berasal dari luar wilayah Kota Solo guna menekan angka kecelakaan.
SuaraSurakarta.id - Satlantas Polresta Solo menggelar kegiatan "Polantas Menyapa" bersama sejumlah komunitas motor di Kota Solo, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Siwalan No.57, Jajar, Kecamatan Laweyan itu bertujuan meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di kalangan pengguna kendaraan roda dua.
Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Dhayita Daneswari, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari sosialisasi keselamatan berkendara yang melibatkan klub-klub motor di wilayah Surakarta.
"Kami mengundang komunitas motor yang ada di Surakarta karena ini merupakan kegiatan yang sangat positif. Dalam berkendara, keselamatan pribadi maupun pengguna jalan lain harus menjadi prioritas utama," kata Kompol Dhayita Daneswari.
Menurutnya, keberadaan komunitas motor memiliki peran penting dalam membantu menciptakan budaya tertib lalu lintas. Satlantas berharap para anggota komunitas dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam mematuhi aturan berkendara dan melengkapi kendaraan sesuai ketentuan.
Dalam kesempatan tersebut, Kompol Dhayita juga mengungkapkan hasil operasi penertiban knalpot tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong yang sebelumnya telah dilakukan.
“Dalam operasi knalpot brong kemarin, kami menjaring sekitar 120 kendaraan. Namun setelah dilakukan pendataan, mayoritas pelanggar bukan berasal dari warga Kota Solo, melainkan dari wilayah sekitar,” jelasnya.
Ia menambahkan, melalui kegiatan Polantas Menyapa, pihaknya terus memberikan edukasi terkait aturan lalu lintas dan pentingnya keselamatan berkendara guna menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas.
Sementara itu, perwakilan komunitas Solo Tiger Club, Iroel, menyatakan dukungannya terhadap program yang digagas Satlantas Polresta Surakarta tersebut.
Baca Juga: Polsek Nguter Pasang Barier di Pertigaan Jembatan Lama, Antisipasi Kepadatan Arus Mudik
“Harapan kami sebagai komunitas otomotif di Surakarta adalah menjadi pelopor keselamatan berkendara. Kami ingin menunjukkan ketertiban dan memberikan contoh kepada masyarakat untuk selalu taat aturan serta mengutamakan keselamatan saat berkendara,” katanya.
Ia mengungkapkan, hingga saat ini anggota Solo Tiger Club yang tergabung dalam komunitas tersebut selalu diwajibkan melengkapi kendaraan dan mematuhi aturan lalu lintas.
“Alhamdulillah, sejauh ini belum ada anggota yang terkena tilang karena kami selalu menekankan pentingnya tertib berlalu lintas dan kelengkapan kendaraan,” ujarnya.
Saat ini, Solo Tiger Club memiliki 157 anggota resmi dengan sekitar 98 anggota aktif yang berasal dari berbagai wilayah Solo Raya. Komunitas tersebut menjadikan kawasan Jalan Samaryadi sebagai basecamp dan tempat berkumpul para anggotanya.
Melalui sinergi antara kepolisian dan komunitas motor, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas semakin meningkat sehingga mampu menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman di Kota Solo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026
-
Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa