- Sebuah mobil Honda Mobilio putih terbalik di SPBU Bener, Ngrampal, Sragen, pada Senin (2/3/2026) saat SPBU ramai.
- Kecelakaan terjadi karena mobil diduga hilang kendali dari arah barat, menabrak pembatas, dan menghantam dispenser BBM.
- Insiden tersebut melukai tujuh orang dan menyebabkan kerusakan pada dispenser SPBU serta satu unit sepeda motor.
SuaraSurakarta.id - Kecelakaan lalu lintas yang cukup menghebohkan terjadi di wilayah Kabupaten Sragen pada Senin (2/3/2026). Sebuah mobil Honda Mobilio berwarna putih mendadak nyelonong ke area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) hingga akhirnya terbalik.
Insiden ini terjadi di SPBU Bener, Kecamatan Ngrampal, Sragen, dan sempat membuat panik warga yang berada di lokasi. Berikut rangkuman lima fakta penting dari peristiwa tersebut sebagaimana dirangkum dari Instagram @zonagrobogan dan sumber lainnya.
1. Terjadi Saat Aktivitas SPBU Sedang Ramai
Peristiwa kecelakaan berlangsung sekitar pukul 11.14 WIB, saat aktivitas pengisian bahan bakar di SPBU Bener tengah ramai. Banyak pengendara sepeda motor dan mobil sedang antre mengisi BBM ketika mobil Honda Mobilio tiba-tiba masuk ke area SPBU.
Warga dan pengunjung yang berada di lokasi mengaku kaget karena kejadian berlangsung sangat cepat. Beberapa saksi menyebut mobil datang dengan kecepatan cukup tinggi sebelum akhirnya kehilangan kendali.
2. Mobil Diduga Lepas Kendali dari Arah Barat
Berdasarkan keterangan awal petugas, mobil melaju dari arah barat menuju timur di Jalan Sragen–Ngawi. Sesampainya di depan SPBU, kendaraan tiba-tiba oleng ke kiri.
Mobil kemudian menabrak pembatas jalan dan langsung masuk ke area pengisian BBM. Benturan keras membuat kendaraan menghantam dispenser SPBU serta sepeda motor yang sedang mengisi bahan bakar, sebelum akhirnya terbalik di lokasi kejadian.
Rekaman CCTV di sekitar lokasi menjadi bukti penting untuk merekonstruksi kronologi kecelakaan tersebut.
Baca Juga: Viral Video Kades di Sragen Mandi Lumpur di Jalan yang Rusak dengan Mengenakan Seragam Dinas
3. Tujuh Orang Mengalami Luka-luka
Insiden ini mengakibatkan tujuh orang mengalami luka-luka. Para korban terdiri dari pengendara sepeda motor serta orang yang berada di sekitar dispenser BBM saat kejadian.
Meski tidak ada korban jiwa, beberapa korban dilaporkan harus mendapatkan perawatan medis akibat benturan. Petugas dan warga sekitar sempat memberikan pertolongan pertama sebelum korban dibawa untuk penanganan lebih lanjut.
Kejadian ini sempat menimbulkan kepanikan karena terjadi di area SPBU yang memiliki risiko tinggi apabila sampai terjadi kebakaran.
4. Polisi Duga Faktor Human Error
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui anggota Regu 1 Poslantas Kota Sragen, Aipda Suwandi, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan warga tak lama setelah kejadian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Jokowi Tegaskan Belum Beri Restorative Justice ke Rismon Sianipar, Hanya Memaafkan
-
AHY dan Puan Dituding Jadi Koordinator Isu Ijazah Palsu, Jokowi: Saya Tidak Mau Berspekulasi!
-
Berkat MBG, Kelompok Tani Wanita di Karanganyar Lebih Mudah Salurkan Panen Sayuran
-
7 Fakta Tragis Pembunuhan di Sragen, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
-
Respati Ardi Ogah Terapkan WFH, Pilih Jumat Bersepeda dan Naik Transportasi Publik