Direktur Eksekutif IESI, Fathan Putra Mardela meminta Majelis Hakim dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia menelusuri aliran dana yang diduga digunakan dalam operasi buzzer terkait perkara Marcella Santoso. [Dok Pribadi]
Baca 10 detik
- IESI mendesak Hakim dan Kejaksaan Agung menelusuri dana operasi *buzzer* dalam perkara Marcella Santoso.
- Pola narasi seragam di ruang digital mengindikasikan adanya pembiayaan terstruktur untuk membentuk opini publik.
- Dampak dari operasi ini adalah potensi tekanan non-yudisial terhadap proses peradilan dan merusak kepercayaan publik.
IESI mengingatkan, pembiaran terhadap dugaan manipulasi opini di ruang digital berpotensi merusak legitimasi sistem hukum dalam jangka panjang.
Negara, kata Fathan, tidak boleh membiarkan ruang digital berubah menjadi arena tekanan terselubung yang luput dari akuntabilitas hukum.
“Penelusuran aliran dana ini bukan sekadar pelengkap perkara, melainkan bagian penting untuk memastikan keadilan berjalan secara objektif dan independen. Hukum hanya akan berwibawa jika seluruh faktor yang memengaruhi proses peradilan dibuka dan dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei