- Artikel mengulas kunci jawaban Lembar Aktivitas 10 Buku IPS Kelas 8 mengenai organisasi pergerakan nasional Indonesia.
- Siswa diminta mengidentifikasi organisasi etnis, kedaerahan, dan keagamaan seperti Jong Java dan Muhammadiyah.
- Pemahaman organisasi ini menunjukkan keberagaman peran dalam perjuangan diplomasi, pendidikan, dan ekonomi bangsa.
Sejarah: Didirikan oleh Satiman Wirjosandjojo di Gedung STOVIA pada 7 Maret 1915. Sebelumnya, organisasi ini bernama Tri Koro Dharmo.
Tujuan: Menyatukan para pelajar pribumi dan menyuburkan minat pada kesenian, bahasa nasional, serta memajukan pengetahuan umum bagi anggotanya.
Bentuk perjuangan: Secara diplomasi, kesenian, dan pengetahuan.
2. Trikoro Dharmo
Sejarah: Didirikan oleh R. Satiman Wiryosanjoyo, Kadarman, dan Sunardi pada 7 Maret 1915 di Jakarta.
Tujuan: Untuk mencapai Jawa Raya dengan cara memperkokoh rasa persatuan antara pemuda-pemuda Jawa, Sunda, Madura, Bali, dan Lombok.
Bentuk perjuangan: Secara diplomasi dan organisasi.
3. Jong Islamieten Bond
Sejarah: Didirikan pada 1 Januari 1925 oleh pemuda pelajar Islam di Jakarta.
Tujuan: Mengadakan kursus agama Islam untuk pelajar Islam dan mengikat rasa persaudaraan antara pemuda terpelajar Islam dari berbagai daerah di Nusantara.
Bentuk perjuangan: Dalam bidang pendidikan dan keagamaan.
4. Muhammadiyah
Sejarah: Didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan pada 18 November 1912 di Kampung Kauman, Yogyakarta.
Tujuan: Menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam serta mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
Bentuk perjuangan: Di bidang pendidikan dan keagamaan.
Baca Juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 12 Halaman 185190 Bab 6 Kurikulum Merdeka
5. Nahdlatul Ulama
Sejarah: Didirikan pada 16 Rajab 1344 H (31 Januari 1926) oleh K.H. Hasyim Asy'ari.
Tujuan: Menegakkan ajaran Islam menurut paham Ahlussunnah waljama'ah di dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
Bentuk perjuangan: Di bidang pendidikan dan keagamaan.
6. Sarekat Islam
Sejarah: Didirikan oleh Haji Samanhudi pada 16 Oktober 1905 dengan nama Sarekat Dagang Islam (SDI).
Tujuan: Menentang kebijakan Belanda yang memberi keleluasaan bagi pedagang asing dan untuk menguasai ekonomi rakyat.
Bentuk perjuangan: Secara ekonomi kerakyatan dan keagamaan, serta berkembang menjadi organisasi politik.
7. Indische Partij
Sejarah: Didirikan pada 25 Desember 1912 oleh E.F.E Douwes Dekker, Tjipto Mangoenkoesoemo, dan Ki Hajar Dewantara.
Tujuan: Memberantas kesombongan sosial, kebencian antaragama, serta memperjuangkan hak bagi orang-orang Hindia.
Bentuk perjuangan: Melalui legalitas hukum, pendidikan, dan politik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
4 Mobil Bekas Rp150 Jutaan yang Bikin Keluarga 'Naik Kelas' di 2026!
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 175 Kurikulum Merdeka: Organisasi Pergerakan Nasional
-
Ketum PUI Raizal Arifin: Penguatan Polri Lebih Mendesak daripada Perubahan Struktur
-
Atlet Solo Raih 15 Medali di ASEAN Para Games 2025, Respati Ardi Bakal Berikan Fasilitas Khusus
-
Bajaj Maxride as Official Transportation Beautyphoria Goes to Luwes at Solo