- Artikel mengulas kunci jawaban Lembar Aktivitas 10 Buku IPS Kelas 8 mengenai organisasi pergerakan nasional Indonesia.
- Siswa diminta mengidentifikasi organisasi etnis, kedaerahan, dan keagamaan seperti Jong Java dan Muhammadiyah.
- Pemahaman organisasi ini menunjukkan keberagaman peran dalam perjuangan diplomasi, pendidikan, dan ekonomi bangsa.
SuaraSurakarta.id - Mempelajari sejarah pergerakan nasional Indonesia merupakan hal yang sangat penting bagi generasi muda, terutama dalam memahami bagaimana perjuangan bangsa ini untuk meraih kemerdekaan.
Salah satu cara untuk mengenal lebih dalam adalah dengan mempelajari perkembangan organisasi pergerakan nasional yang berperan besar dalam sejarah Indonesia.
Pada Buku IPS Kelas 8 Halaman 175 Kurikulum Merdeka, siswa diajak untuk mengetahui berbagai organisasi yang dibentuk pada masa pergerakan nasional, baik organisasi yang bersifat etnis, kedaerahan, maupun keagamaan.
Melalui pemahaman ini, diharapkan siswa dapat mengetahui bagaimana keberagaman Indonesia berperan dalam memperjuangkan kemerdekaan.
Salah satu tugas yang diberikan adalah mengidentifikasi dan menjelaskan perkembangan organisasi-organisasi tersebut serta bagaimana mereka berjuang untuk mencapai tujuan mereka.
Artikel ini akan mengulas kunci jawaban dari soal di Lembar Aktivitas 10 pada buku tersebut, memberikan pemahaman lebih mendalam tentang pergerakan organisasi yang telah banyak mengisi perjalanan menuju kemerdekaan Indonesia.
Soal ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengasah kemampuan mereka dalam memahami sejarah dan peran organisasi-organisasi tersebut dalam perjuangan Indonesia.
1. Tujuan Kegiatan dan Penjelasan Soal
Lembar Aktivitas 10 meminta siswa untuk mengidentifikasi dan menjelaskan perkembangan berbagai organisasi etnis, kedaerahan, dan keagamaan yang turut berperan dalam pergerakan nasional Indonesia.
Baca Juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 12 Halaman 185190 Bab 6 Kurikulum Merdeka
Hal ini sangat penting untuk memahami bagaimana berbagai kelompok sosial di Indonesia pada masa itu bersatu dalam perjuangan melawan penjajahan.
Sebelum melihat kunci jawaban, pastikan siswa terlebih dahulu mencoba menjawab soal yang disiapkan.
Artikel ini bertujuan untuk membantu orang tua atau wali dalam mengoreksi hasil pekerjaan siswa, sekaligus memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai organisasi-organisasi yang berperan besar dalam pergerakan nasional Indonesia.
2. Kunci Jawaban Organisasi Pergerakan Nasional
Berikut adalah kunci jawaban untuk soal Lembar Aktivitas 10 di halaman 175 Buku IPS Kelas 8 Kurikulum Merdeka:
1. Jong Java
Sejarah: Didirikan oleh Satiman Wirjosandjojo di Gedung STOVIA pada 7 Maret 1915. Sebelumnya, organisasi ini bernama Tri Koro Dharmo.
Tujuan: Menyatukan para pelajar pribumi dan menyuburkan minat pada kesenian, bahasa nasional, serta memajukan pengetahuan umum bagi anggotanya.
Bentuk perjuangan: Secara diplomasi, kesenian, dan pengetahuan.
2. Trikoro Dharmo
Sejarah: Didirikan oleh R. Satiman Wiryosanjoyo, Kadarman, dan Sunardi pada 7 Maret 1915 di Jakarta.
Tujuan: Untuk mencapai Jawa Raya dengan cara memperkokoh rasa persatuan antara pemuda-pemuda Jawa, Sunda, Madura, Bali, dan Lombok.
Bentuk perjuangan: Secara diplomasi dan organisasi.
3. Jong Islamieten Bond
Sejarah: Didirikan pada 1 Januari 1925 oleh pemuda pelajar Islam di Jakarta.
Tujuan: Mengadakan kursus agama Islam untuk pelajar Islam dan mengikat rasa persaudaraan antara pemuda terpelajar Islam dari berbagai daerah di Nusantara.
Bentuk perjuangan: Dalam bidang pendidikan dan keagamaan.
4. Muhammadiyah
Sejarah: Didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan pada 18 November 1912 di Kampung Kauman, Yogyakarta.
Tujuan: Menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam serta mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
Bentuk perjuangan: Di bidang pendidikan dan keagamaan.
5. Nahdlatul Ulama
Sejarah: Didirikan pada 16 Rajab 1344 H (31 Januari 1926) oleh K.H. Hasyim Asy'ari.
Tujuan: Menegakkan ajaran Islam menurut paham Ahlussunnah waljama'ah di dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
Bentuk perjuangan: Di bidang pendidikan dan keagamaan.
6. Sarekat Islam
Sejarah: Didirikan oleh Haji Samanhudi pada 16 Oktober 1905 dengan nama Sarekat Dagang Islam (SDI).
Tujuan: Menentang kebijakan Belanda yang memberi keleluasaan bagi pedagang asing dan untuk menguasai ekonomi rakyat.
Bentuk perjuangan: Secara ekonomi kerakyatan dan keagamaan, serta berkembang menjadi organisasi politik.
7. Indische Partij
Sejarah: Didirikan pada 25 Desember 1912 oleh E.F.E Douwes Dekker, Tjipto Mangoenkoesoemo, dan Ki Hajar Dewantara.
Tujuan: Memberantas kesombongan sosial, kebencian antaragama, serta memperjuangkan hak bagi orang-orang Hindia.
Bentuk perjuangan: Melalui legalitas hukum, pendidikan, dan politik.
3. Penjelasan Tata Cara Belajar Organisasi Pergerakan Nasional
Dalam menjawab soal ini, siswa diajak untuk mengenal bagaimana organisasi-organisasi ini berkembang dan berperan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Setiap organisasi memiliki sejarah yang kuat dan tujuan yang jelas dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Indonesia.
Melalui pertanyaan ini, siswa belajar tentang bagaimana perjuangan-perjuangan tersebut dilakukan dengan cara yang berbeda-beda, mulai dari bidang ekonomi, pendidikan, hingga politik.
Organisasi-organisasi tersebut tidak hanya berfokus pada perlawanan fisik, tetapi juga pada perbaikan sosial dan pendidikan yang nantinya berkontribusi pada kemerdekaan Indonesia.
4. Peran Orang Tua dan Wali dalam Pembelajaran
Orang tua dan wali memiliki peran yang sangat penting dalam proses belajar anak, terutama dalam mengoreksi hasil pekerjaan siswa.
Setelah siswa mencoba menjawab soal, orang tua atau wali bisa menggunakan artikel ini untuk memberikan panduan dan memeriksa apakah jawaban yang diberikan sudah tepat atau belum.
Selain itu, orang tua juga bisa memberikan wawasan tambahan tentang sejarah organisasi pergerakan nasional, mengingat bahwa pengetahuan tentang sejarah bangsa sangat penting untuk pembentukan karakter dan kesadaran nasional.
Pembelajaran tentang perkembangan organisasi pergerakan nasional melalui buku IPS Kelas 8 Kurikulum Merdeka memberikan siswa wawasan mendalam mengenai peran berbagai organisasi dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.
Melalui soal Lembar Aktivitas 10, siswa tidak hanya belajar tentang sejarah, tetapi juga bagaimana memahami kontribusi masing-masing organisasi dalam meraih kemerdekaan dengan berbagai cara dan pendekatan. Dengan panduan orang tua dan wali, siswa dapat lebih memahami sejarah dan kontribusi bangsa dalam meraih kemerdekaan.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
4 Mobil Bekas Rp150 Jutaan yang Bikin Keluarga 'Naik Kelas' di 2026!
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 175 Kurikulum Merdeka: Organisasi Pergerakan Nasional
-
Ketum PUI Raizal Arifin: Penguatan Polri Lebih Mendesak daripada Perubahan Struktur
-
Atlet Solo Raih 15 Medali di ASEAN Para Games 2025, Respati Ardi Bakal Berikan Fasilitas Khusus
-
Bajaj Maxride as Official Transportation Beautyphoria Goes to Luwes at Solo