- Surya Paloh menjalani terapi stem cell preventif di Celltech Stem Cell Centre, menyoroti perkembangan kedokteran regeneratif Indonesia.
- Prosedur dilakukan oleh Presiden Organisasi Stem Cell dunia, Deby Vinski, menggunakan teknologi C-Arm untuk presisi injeksi.
- Perkembangan ini berpotensi menjadikan Indonesia pusat layanan stem cell dan meningkatkan ekosistem medical tourism nasional.
SuaraSurakarta.id - Perkembangan teknologi kedokteran regeneratif di Indonesia kembali mendapat sorotan setelah tokoh nasional Surya Paloh menjalani tindakan preventif melalui terapi stem cell di Celltech Stem Cell Centre.
Langkah tersebut tidak hanya mencerminkan pilihan pribadi dalam menjaga kesehatan, tetapi juga menyoroti semakin berkembangnya layanan terapi sel punca (stem cell) di dalam negeri yang didukung teknologi modern dan tenaga ahli Indonesia.
Terapi stem cell merupakan salah satu pendekatan dalam Regenerative Medicine, yakni cabang ilmu kedokteran yang memanfaatkan kemampuan sel untuk memperbaiki atau meregenerasi jaringan tubuh yang rusak. Teknologi ini banyak diteliti untuk berbagai kondisi medis, mulai dari gangguan sendi, tulang belakang, hingga upaya pencegahan penuaan jaringan.
Tindakan yang dijalani Surya Paloh dilakukan oleh Deby Vinski, Presiden Organisasi Stem Cell dunia, peneliti dan praktisi stem cell yang aktif di berbagai
forum ilmiah internasional.
Deby menempuh pendidikan di Dresden International University serta meraih gelar doktoral di Rusia, dan dikenal aktif mempublikasikan penelitian di jurnal ilmiah internasional terkait terapi sel punca dan anti-aging medicine.
Menurut Deby, perkembangan teknologi stem cell di Indonesia menunjukkan kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, terutama dengan hadirnya fasilitas penelitian dan klinis yang semakin terstandar.
"Prosedur terapi dilakukan di ruang tindakan berteknologi C-Arm, perangkat pencitraan radiologi yang memungkinkan dokter melihat posisi anatomi pasien secara real-time selama tindakan medis," kata dia, Minggu (15/3/2026).
Teknologi ini membantu meningkatkan presisi injeksi sel punca, khususnya pada area tulang belakang dan sendi lutut.
Dalam prosedur tersebut, Deby Vinski bekerja sama dengan dr. Sunaryo, SpOT, seorang dokter spesialis ortopedi dari RSPPN Panglima Besar Soedirman.
Baca Juga: Surya Paloh Tak Bisa Datang ke Pernikahan Kaesang karena Berobat ke Luar Negeri
Terapi difokuskan pada pendekatan regeneratif untuk area tulang belakang serta knee rejuvenation, yang bertujuan mendukung perbaikan jaringan sendi secara biologis.
Pilihan Surya Paloh untuk menjalani terapi di Indonesia juga dinilai mencerminkan kepercayaan terhadap kemampuan ilmuwan dan tenaga medis nasional. Selama ini, terapi stem cell sering dikaitkan dengan layanan medis di luar negeri, terutama di negara dengan industri medical tourism yang kuat.
Dengan berkembangnya fasilitas riset dan klinik di Indonesia, para pakar melihat peluang besar bagi negara ini untuk mengembangkan ekosistem medical tourism berbasis kedokteran regeneratif. Selain memberikan akses layanan kesehatan yang lebih dekat bagi masyarakat, sektor ini juga berpotensi meningkatkan kontribusi ekonomi melalui kunjungan pasien dari dalam maupun luar negeri.
Sejumlah tokoh nasional dan pelaku usaha diketahui telah menjalani terapi serupa di fasilitas medis dalam negeri, menandakan meningkatnya minat terhadap pendekatan pengobatan berbasis bioteknologi ini.
Ke depan, para peneliti berharap perkembangan stem cell di Indonesia tidak hanya terbatas pada layanan klinis, tetapi juga diperkuat melalui penelitian ilmiah, kolaborasi internasional, serta regulasi yang mendukung inovasi medis.
Dengan kombinasi teknologi, sumber daya manusia, dan dukungan kebijakan kesehatan, Indonesia dinilai memiliki peluang untuk berkembang menjadi salah satu pusat penelitian dan layanan stem cell therapy di kawasan Asia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Bukan Sekadar Bantuan, Bhakti Presisi Polresta Solo Pererat Kebersamaan dengan Ojol dan Supeltas
-
NICE Gelar 55 Event, Perkuat Posisi sebagai Destinasi MICE Baru
-
BRI Perkuat Program 3 Juta Rumah, Ribuan Debitur Ikut Akad Massal
-
Manfaatkan Kepercayaan Majikan, ART di Solo Diduga Curi Uang dan Perhiasan
-
Menembus Medan Sulit, Mantri BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan di Talaud