- Kehadiran Bajaj Maxride di Solo adalah alternatif transportasi inklusif yang melayani kebutuhan mobilitas perkotaan berbeda dari ojek online.
- Bajaj berfungsi ganda sebagai angkutan penumpang dan kendaraan niaga operasional untuk mendukung sektor wisata serta komersial Solo.
- Maxride berkomitmen kolaboratif, membuka pendaftaran bagi driver ojek online dan aktif berkoordinasi dengan komunitas transportasi lain.
SuaraSurakarta.id - Kehadiran Bajaj Maxride di Kota Solo merupakan bagian dari upaya menghadirkan alternatif moda transportasi yang beragam dan inklusif (Terbuka dan Saling Mendukung), sejalan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan yang terus berkembang.
Max Auto menegaskan bahwa segmentasi pasar yang dilayani berbeda dengan ojek online (ojol).
Layanan Max Auto lebih mengarah pada penggunaan kendaraan roda dua dan roda tiga (Bajaj) yang memiliki karakteristik tersendiri, baik dari sisi kapasitas, fungsi, maupun fleksibilitas penggunaan.
Lebih dari sekadar kendaraan umum, Bajaj juga berperan sebagai kendaraan niaga dan operasional. Pengalaman di Yogyakarta menunjukkan bahwa banyak hotel, kawasan wisata, dan area komersial yang telah membeli unit Bajaj untuk digunakan sebagai shuttle tamu, transportasi internal kawasan, hingga angkutan barang operasional.
Model pemanfaatan ini juga dinilai relevan untuk diterapkan di Kota Solo, yang memiliki banyak area wisata, kawasan budaya, dan pusat aktivitas masyarakat.
Kehadiran Bajaj Maxride di Solo bukan untuk menggantikan moda transportasi yang sudah ada, melainkan untuk mendukung keberagaman pilihan transportasi.
Dengan ekosistem transportasi yang saling melengkapi, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak opsi mobilitas yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
"Kami akan tetap memberikan layanan operasional kami demi kepentingan Warga Masyarakat Kota Solo. Karena berdasarkan pemantauan kami di berbagai Lini masa Sosial Media, Sangat banyak warga solo yang mendukung dan berharap kami dapat tetap melayani mereka di kota Solo, Hal ini kami dapatkan dari hasil pemantauan langsung sentimen positif dari pengguna Bajaj Maxride di berbagai Konten terkait Bajaj baik itu yang di terbitkan oleh pihak internal maupun pihak external Bajaj," kata dia.
Sebagai platform transportasi, Bajaj Maxride juga menegaskan komitmennya sebagai layanan yang inklusif dan terbuka untuk kolaborasi. Perusahaan membuka pintu selebar-lebarnya bagi driver ojek online yang ingin mendaftar sebagai mitra driver Bajaj Maxride.
"Kita membuka pintu selebar-lebar nya apabila ada driver Ojol ingin mendaftar menjadi driver Bajaj karena kami ingin membuktikan bahwa kami bukan moda transportasi yang eksklusif, melainkan kami Inklusif dan selalu ingin bekerja sama dengan komunitas driver moda transportasi lain nya di setiap kesempatan," jelas dia.
Baca Juga: Wali Kota Solo Targetkan Efisiensi Anggaran WFA Capai 29%, Dana Dialihkan ke Pembangunan
“Kami ingin membuktikan bahwa Bajaj bukan moda transportasi yang eksklusif. Kami justru ingin tumbuh bersama dan bekerja sama dengan komunitas driver moda transportasi lainnya di setiap kesempatan,” tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
7 Fakta Panas Kemelut Keraton Solo: Intervensi Pemerintah hingga Polemik Dana Hibah!
-
Sapa Warga Solo, Film 'Tuhan Benarkah Kau Mendengarku?' Ruang Refleksi Keluarga Indonesia
-
Juru Bicara PB XIV Nilai Menteri Kebudayaan Fadli Zon Tidak Pahami Persoalan Karaton Solo
-
Bajaj Maxride Komitmen Memberikan Layanan Transportasi Inklusif Warga Solo
-
PB XIV Purboyo Tegaskan Sudah Sesuai Arahan Soal Dana Hibah: Diturunkan Ya monggo, Nggak Ya Monggo!