- Tahir Foundation menghibahkan pembangunan museum terbesar di Indonesia bernama Tahir Solo Museum Culture, Science and Technology di Solo.
- Museum tersebut telah melaksanakan soft launching pada Sabtu, 25 Juli 2026, dan rencananya akan dibuka pada Minggu, 26 Juli 2026.
- Museum menampilkan koleksi dinamis berupa ilmu pengetahuan, tata surya, serta fosil asli yang didatangkan langsung dari China.
SuaraSurakarta.id - Kota Solo kini memiliki museum terbesar di Indonesia. Museum tersebut bernama Tahir Solo Museum Culture, Science and Technology.
Tahir Solo Museum yang dibangun melalui hibah dari Tahir Foundation ini rencana akan dibuka, Minggu (26/7/2026). Hari ini, Sabtu (25/7/2026) sudah dilakukan soft launching.
Tahir Solo Museum ini menghadirkan berbagai koleksi mengenai ilmu pengetahuan dan sejarah. Ada gambaran soal tata surya mulai dari bumi, matahari dan planet-planet lainnya.
Ada replika berbagai macam dinosaurus dan fosil asli dinosaurus yang didatangkan dari China. Bahkan ada juga fosil Omeisaurus Tianfuensis denga leher sepanjang 20 meter.
Ketua Tahir Foundation, Dato Sri Tahir mengatakan koleksi yang ada di museum ini akan ada perubahan tidak permanen sehingga akan dinamis.
Karena sejumlah koleksi yang ada sekarang ini akan dipinjamkan selama bulan.
"Secara teori mereka mau pinjam enam bulan, tapi nanti kita minta perpanjangan. Masalah robotik, planet dan lainnya juga akan terus ada perubahan. Jadi tidak menetap gitu aja, terus ada masukan baru," terangnya usai soft launching Tahir Solo Museum, Sabtu (25/7/2026).
Tahir menjelaskan pengembangan museum akan terus dilakukan dalam beberapa tahap. Nantinya akan dibangun President Center yang dilengkapi auditorium tertutup dan terbuka.
"Tahap kedua akan ada President Center. Itu akan dilengkapi auditorium tertutup dan terbuka. Nanti Pak Wali bisa mengundang Nobel Prize atau tokoh luar negeri bisa memberi ceramah atau pertunjukan budaya," papar dia.
Baca Juga: Putra Surakarta Siap Berlaga di Piala Soeratin Jateng, Turunkan Tim di Tiga Kelompok Usia
Sementara itu Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan kehadiran museum ini diharapkan menjadi pusat pendidikan dan wisata. Tidak hanya itu tapi juga bisa menjadi berkah bagi warga Solo.
"Tentunya ini berkah bagi warga Solo. Ini awal mula berkah yang luar biasa dari Pak Tahir untuk warga Solo dan tentunya menjadi pusat pendidikan yang baru," ujarnya.
Respati mengaku akan menyiapkqm konsep komprehensif untuk museum dengan menggabungkan seni, sains, dan budaya. Dalam museum ini setiap lantai berbeda dan memiliki daya tarik.
"Lantai paling bawah ada teknologi STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Lalu tengah ada fosil, tata surya, dan lain-lain. Di atas ada seni," ungkap dia.
Terpisah Direktur Sejarah dan Permuseuman Kementerian Kebudayaan, Agus Mulyana mengatakan kalau Tahir Solo Museum ini merupakan salah satu yang terbesar dan paling megah yang pernah di lihat di Indonesia.
"Yang saya ketahui, saya sudah banyak keliling ke seluruh Indonesia. Ini adalah museum terbesar di seluruh Indonesia," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
- Krim Malam yang Bagus Apa? Ini 4 Rekomendasi Sesuai Klaim dan Harga
- Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Hilang, Jaksa KPK Cium Ada Pihak Terlibat
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026
-
Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa
-
Investasi Berkelanjutan Makin Kokoh, DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026
-
Abaikan SP 1 dari PT KAI, Warga Ledoksari Solo Tolak Kosongkan Lahan Untuk Perluasan Stasiun Jebres
-
BRI Siap Perluas Rekening Masyarakat dan Dorong Ekonomi Kerakyatan