- Satresnarkoba Polresta Solo membongkar jaringan sabu lintas provinsi pada 18 Januari, menangkap ACW dan kawan-kawan di Solo.
- Total barang bukti sabu melebihi 1 kilogram berhasil disita setelah pengembangan kasus di Boyolali pada 19 Januari.
- Tersangka utama ACW terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup atas perannya dalam peredaran narkotika tersebut.
SuaraSurakarta.id - Satresnarkoba Polresta Solo berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika jenis sabu lintas provinsi.
Tak tanggung-tanggung, polisi berhasil mengamankan barang bukti mencapai lebih dari satu kilogram dan menangkap sejumlah tersangka.
Kasatresnarkoba Polresta Solo Kompol Arfian Rizki Dwi Wibowo menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan tindak pidana narkotika yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan intensif.
"Pengungkapan ini kami lakukan pada Minggu, 18 Januari, sekira pukul 17.50 di sebuah kamar kos milik Bapak Haji Bambang S. yang beralamat di Kampung Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo," kata dia, Selasa (20/1/2025).
Di lokasi tersebut, petugas mengamankan tersangka Africo Charlie Wisanggeni (ACW), bersama dua orang lainnya, yakni Aris Haryanto alias Petek dan Mohadi Sofyan Rivai alias Fai.
Ketiganya saat itu berada di dalam kamar kos. Dari hasil penggeledahan awal, polisi menemukan sejumlah barang bukti narkotika.
"Dari tersangka ACW, kami menyita 11 paket plastik klip sedang berisi sabu dan satu paket klip kecil berisi sabu, berikut gulungan aluminium foil, sobekan aluminium foil terbungkus isolasi, toples transparan, alat pembungkus, serta satu unit telepon genggam,” jelasnya.
Hasil penimbangan menunjukkan, total berat sabu yang diamankan dari lokasi kos tersebut mencapai 127 gram.
Berdasarkan hasil interogasi, tersangka ACW mengakui memperoleh sabu dari seorang bandar berinisial UA yang saat ini berstatus DPO.
Baca Juga: Sambut Libur Nataru, Satlantas Polresta Solo Siapkan Rekayasa Lalu-lintas
Barang haram tersebut diambil di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan, dengan total berat mencapai sekitar 2 kilogram.
Sabu tersebut kemudian dibawa menggunakan transportasi umum bus menuju Boyolali, tepatnya ke rumah orang tua tersangka di Kecamatan Sawit. Di lokasi itu, sabu dipecah menjadi 20 paket, masing-masing seberat sekira 1 ons.
"Atas perintah bandar, sebagian paket sabu tersebut ditanam di beberapa titik. Namun, sebagian lainnya masih disimpan," paparnya.
Arfian menambahkan, pihaknya kemudian melakukan pengembangan kasus dengan mendatangi rumah orang tua tersangka ACW di Kampung Tegal Muncar, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali.
Hasilnya petugas menemukan 9 paket sabu, masing-masing seberat sekira 1 ons, yang disimpan di dalam toples dan ditimbun di halaman rumah.
Total berat sabu yang ditemukan di Boyolali tersebut mencapai 925 gram beserta pembungkusnya. Dengan demikian, total barang bukti sabu yang berhasil diamankan dari rangkaian pengungkapan ini mencapai 1.051,37 gram atau lebih dari 1 kilogram.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!
-
Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum
-
Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar
-
Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak
-
Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi