Budi Arista Romadhoni
Senin, 20 April 2026 | 19:13 WIB
Sugiyanto warga Kota Solo melepas anaknya mengikuti program sekolah rakyat. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Sugiyanto, seorang pembuat tungku di Surakarta, menghadapi kendala ekonomi dalam membiayai pendidikan anak-anaknya hingga jenjang SMA.
  • Putra Sugiyanto, Muhammad Roid, berhasil diterima di SMA SR 17 Surakarta melalui program gratis Sekolah Rakyat sejak tahun lalu.
  • Program pendidikan gratis dari pemerintah ini memberikan fasilitas lengkap yang sangat meringankan beban ekonomi keluarga Sugiyanto secara signifikan.

SuaraSurakarta.id - Sugiyanto hidup dalam keterbatasan. Sehari-hari, pria berusia 52 tahun asal Surakarta, Jawa Tengah, ini bekerja sebagai pembuat tungku tradisional (anglo), namun sesekali juga menerima pekerjaan serabutan seperti membuat alas lemari.

Di tengah keterbatasan tersebut, ia harus memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Saat ini, ia memiliki istri dan tiga anak usia sekolah yang perlu ia nafkahi. Ia pun sempat khawatir penghasilannya tidak akan cukup untuk mengantarkan anak-anaknya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Namun, pada suatu hari, ia mendapat informasi mengenai Sekolah Rakyat dari SMPN 9 Surakarta, sekolah tempat anak sulungnya, Muhammad Roid, menimba ilmu. Tanpa ragu, Sugiyanto kemudian mendaftarkan Roid ke sekolah tersebut setelah lulus dari jenjang SMP.

"Saya daftarkan anak saya ke Sekolah Rakyat karena tidak punya biaya. Untuk disekolahkan ke SMA biasa atau semacamnya, itu tidak punya biaya," jelas Sugiyanto, Senin (20/4/2026).

Pendaftaran tersebut membuahkan hasil. Roid diterima di SMA SR 17 Surakarta pada tahun lalu dan kini telah menginjak kelas X semester II.

Ia melanjutkan, selama lebih dari enam bulan Roid bersekolah, Sugiyanto mengaku tidak lagi terlalu memusingkan biaya pendidikan. Pasalnya, Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan pendidikan gratis, tetapi juga fasilitas makan, seragam, perlengkapan sekolah, laptop, hingga asrama.

"Sekolah Rakyat meringankan beban, karena tidak perlu memberi uang saku setiap hari, tidak perlu mengantar jemput anak sekolah. Itu sangat penting sekali, Itu sangat meringankan beban," jelas dia.

Oleh karenanya, ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas program Sekolah Rakyat yang dinilainya mampu meringankan beban orang tua dengan keterbatasan ekonomi, namun tetap ingin mendorong anaknya melanjutkan pendidikan.

Sugiyanto juga menyampaikan harapan agar Roid dapat lulus dengan baik dan menjadi pribadi yang sukses.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Selamatkan Anak Yatim Sejak Bayi: Sempat Putus Sekolah, Hobi Tawuran

"Terima kasih Bapak Prabowo yang telah membantu anak saya bisa sekolah di Sekolah Rakyat, bisa meringankan beban orang tua," pungkas dia.

Load More